Analisis Perbandingan Perjanjian Kredit Perbankan Konvensional (Kredit Usaha Rakyat) dan Akad Pembiayaan Perbankan Syariah (Akad Syirkah)
DOI:
https://doi.org/10.54396/qlb.v2i1.247Keywords:
Perbandingan, Kredit Konvensional, Pembiayaan SyariahAbstract
Bank konvensional dalam melakukan perjanjian kredit untuk meminjam modal, lebih melihat dari apa yang menjadi pinjaman yaitu utang pokok ditambah bunga, jadi tidak terlepas dari metode bunga yang merupakan pendapatan bank konvensional, sedangkan pada bank syariah dalam menyalurkan dana atau pembiayaan menggunakan metode bagi hasil yang disepakati satu sama lain (ijab qabul) antara bank dan nasabah yang telah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN).
Downloads
Published
2021-11-29
How to Cite
Ahmad Khoirun Nidhom, Adin Suryadin, & M. Edo Sukma Wardhana. (2021). Analisis Perbandingan Perjanjian Kredit Perbankan Konvensional (Kredit Usaha Rakyat) dan Akad Pembiayaan Perbankan Syariah (Akad Syirkah). QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah, 2(1), 54–67. https://doi.org/10.54396/qlb.v2i1.247
Issue
Section
Articles


