Manajemen Strategi Program Santunan 1000 Anak Yatim di BAZNAS Kabupaten Ponorogo
Strategic Management of the 1000 Orphans Assistance Program at BAZNAS Ponorogo Regency
DOI:
https://doi.org/10.54396/qlb.v7i1.2527Keywords:
Kesejahteraan Sosial, BAZNAS, Anak YatimAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen yang diterapkan oleh Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam merealisasikan program santunan 1000 anak yatim sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan, sedangkan uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen BAZNAS Kabupaten Ponorogo dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Pada tahap perumusan strategi, BAZNAS melakukan pendataan anak yatim, penyusunan program, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait. Pada tahap implementasi, program dilaksanakan melalui penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah serta penyaluran santunan secara terorganisir dan tepat sasaran dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sementara itu, tahap evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas pelaksanaan program, transparansi distribusi dana, serta dampak sosial yang dirasakan penerima manfaat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen yang diterapkan BAZNAS Kabupaten Ponorogo mampu mendukung kelancaran program santunan 1000 anak yatim secara efektif, meningkatkan kepedulian sosial masyarakat, serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar anak yatim di Kabupaten Ponorogo.


