Implementasi Fungsi Manajemen Da'wah dalam Program Pembinaan Mualaf di Mualaf Center Indonesia Peduli Medan, Kecamatan Medan Area
Implementation of the Da'wah Management Function in the Converts Development Program at the Indonesian Peduli Medan Mualaf Center, Medan Area District
DOI:
https://doi.org/10.54396/qlb.v6i2.2550Keywords:
Fungsi Manajemen Dakwah, Pembinaan, MualafAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi manajemen dakwah dalam program pembinaan mualaf di Mualaf Center Indonesia Peduli (MCIP) Medan, Kecamatan Medan Area. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pengurus, pembina, relawan, dan mualaf yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen dakwah di MCIP Medan telah diimplementasikan secara efektif melalui empat fungsi utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan dengan menetapkan tujuan pembinaan berupa penguatan akidah, peningkatan pemahaman Islam, dan pembentukan kebiasaan ibadah. Pengorganisasian diwujudkan melalui pembagian tugas yang jelas antara pengurus, relawan, pembina, dan musyrifah. Pelaksanaan program dilakukan melalui pendampingan syahadat, kajian rutin, pembelajaran Al-Qur’an, pembinaan intensif berbasis asrama, serta pendekatan door to door. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi berkala, komunikasi intensif, dan pemantauan perkembangan mualaf. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan ekonomi, ketidakkonsistenan kehadiran peserta, serta faktor pekerjaan dan keluarga. Namun demikian, lembaga mampu mengatasi hambatan tersebut melalui pendekatan personal, pendampingan berkelanjutan, serta dukungan sosial-ekonomi melalui program zakat dan santunan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembinaan mualaf tidak hanya ditentukan oleh materi dakwah, tetapi juga oleh efektivitas penerapan fungsi manajemen dakwah yang terintegrasi dengan pemberdayaan sosial dan ekonomi.


