Manajemen Dakwah Dalam Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di Yayasan Al Jaliliyah Guntur Kecamatan Rantau Selatan
Preaching Management in the Rehabilitation of Drug Addicts at the Al Jaliliyah Guntur Foundation, Rantau Selatan District
DOI:
https://doi.org/10.54396/qlb.v6i2.2621Keywords:
Manajemen Dakwah, Rehabilitasi Narkoba, Yayasan Al Jaliliyah GunturAbstract
Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah sosial yang berdampak luas terhadap kehidupan individu maupun masyarakat. Upaya penanggulangannya tidak hanya dilakukan melalui pendekatan medis dan hukum, tetapi juga memerlukan pendekatan keagamaan yang mampu membina aspek spiritual dan moral individu. Dalam konteks ini, lembaga keagamaan memiliki peran penting melalui kegiatan dakwah yang terencana dan terorganisasi untuk membantu proses rehabilitasi pecandu narkoba agar dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen dakwah dalam program rehabilitasi pecandu narkoba di Yayasan Al Jaliliyah Guntur, Kecamatan Rantau Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Ketua Yayasan, pembimbing spiritual, serta beberapa peserta rehabilitasi sebagai upaya triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah di Yayasan Al Jaliliyah Guntur diterapkan melalui fungsi perencanaan (takhthith), pengorganisasian (tanzhim), pelaksanaan (taujih), dan pengendalian (riqabah) yang terintegrasi dengan nilai-nilai tauhid dan pembinaan akhlak. Program rehabilitasi dilaksanakan melalui kegiatan ibadah berjamaah, kajian keislaman, konseling spiritual, serta aktivitas sosial yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan dakwah yang persuasif dan pembinaan yang berkesinambungan mampu meningkatkan kedisiplinan peserta rehabilitasi, membentuk kebiasaan ibadah, serta memperkuat motivasi mereka untuk meninggalkan penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen dakwah, khususnya mengenai implementasi fungsi-fungsi manajemen dakwah dalam rehabilitasi berbasis keagamaan bagi pecandu narkoba.


