The Relationship Between Perceptions of Being Childfree and Marriage Readiness Among Muslim Generation Z: A Correlational Study Based on the Perspective of Islamic Family Law
Hubungan Persepsi Childfree dengan Kesiapan Pernikahan pada Generasi Z Muslim: Studi Korelasional Berbasis Perspektif Hukum Keluarga Islam
DOI:
https://doi.org/10.54396/saliha.v9i2.2536Keywords:
childfree, kesiapan pernikahan, Generasi Z MuslimAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi terhadap fenomena childfree dan kesiapan pernikahan pada Generasi Z Muslim. Fenomena childfree sebagai pilihan untuk tidak memiliki anak dalam pernikahan menjadi wacana yang semakin berkembang di kalangan generasi muda, sehingga penting untuk dikaji keterkaitannya dengan kesiapan individu dalam membangun kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 151 responden yang memenuhi kriteria, yaitu beragama Islam, berusia 18–26 tahun, dan belum menikah. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat tingkat yang mengukur persepsi terhadap childfree dan kesiapan pernikahan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji reliabilitas, statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua instrumen memiliki reliabilitas yang baik dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,813 untuk skala persepsi childfree dan 0,770 untuk skala kesiapan pernikahan. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan menggunakan teknik nonparametrik. Uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap childfree dan kesiapan pernikahan (ρ = 0,110; ρ > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap childfree tidak berfungsi sebagai prediktor yang signifikan terhadap kesiapan pernikahan pada sampel penelitian ini, dengan kekuatan hubungan yang sangat lemah (effect size diabaikan). Temuan ini mengindikasikan bahwa kesiapan pernikahan merupakan konstruk multidimensional yang ditentukan oleh berbagai faktor, meliputi kesiapan emosional, psikologis, finansial, dan spiritual yang melampaui sikap terhadap reproduksi. Penelitian ini berkontribusi pada literatur empiris hukum keluarga Islam dengan menunjukkan bahwa pergeseran wacana sosial seputar childfree tidak serta-merta mengubah orientasi pernikahan Generasi Z Muslim. Implikasi praktis bagi program pendidikan pranikah didiskusikan.
Downloads
References
Abidin, Z. (2020). Pernikahan dan tradisi perayaanya dalam perspektif islam. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 6(1), 1–10. https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/JALHu/article/view/90
Ahmad, A. F., Syidiqi, T. T. I. A., Alyanita, P., & Haris, Y. S. (2025). Rekonstruksi hukum keluarga islam dalam perspektif maqasid al-syari’ah upaya preventif pernikahan dini di indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4), 455–474. https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2528
Alaudin, R. (2023). Pengaruh gaya hidup childfree dalam kalangan generasi modern indonesia. Nathiqiyyah, 6(2), 33–40. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v6i2.858
AlMubarok, M. M., & Mubarok, K. A. (2024). Tafsir kontekstual tujuan pernikahan dalam an nahl ayat 72 dan ar-rum ayat 21. SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 8(2), 277–287. https://doi.org/10.52266/sangaji.v8i2.3412
Anton, A., Fadhlan, M., Nurlia, N., Fauziah, H., & Anggita, Y. (2025). Analisis syarat, rukun pernikahan dalam hukum islam dan implementasinya di indonesia. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 792–798. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/2248
Antony, F., & Ja’far, A. K. (2024). Implikasi menikah via telepon dalam perspektif hukum keluarga islam. Bulletin of Islamic Law, 1(2), 83–94. https://doi.org/10.51278/bil.v1i2.1519
Arya, D., Rochmawati, L., & Sonhaji, I. (2020). Koefisien korelasi (R) dan koefisien determinasi(R2). Jurnal Penelitian, 5(4), 289–296. https://doi.org/10.46491/jp.v5i4.544
Asman, M. A. (2025). Interpretation of marriage law determination: An analysis study of the adult age of marriage in indonesia. Law and World, 11(34), 112–130. https://doi.org/10.36475/11.2.10
Atsilah, M. A., Abtasari, S. M., Juniarti, & Nurjanah, A. S. (2025). Dinamika psychological well-being remaja yang melakukan pernikahan dini. GUIDELINE: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN, 1(4). https://journal.ycn.or.id/index.php/guideline/article/view/91
Aulia, A. R., Gea, B. J., Siahaan, D. M., Nababan, O. H. P., & Manalu, S. A. R. (2025). Analisis hukum pernikahan turun ranjang dalam perspektif hukum islam. Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, Dan Pemerintahan, 2(4), 59–69. https://doi.org/10.62383/desentralisasi.v2i4.1188
Cahyani, P. (2026). Transformasi makna pernikahan pada generasi z dalam konteks fenomena “marriage is scary”: Tinjauan literatur review. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 5(1), 133–140. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2154
Caniago, A. S. (2025). Pernikahan difabel intelektual dalam tinjauan maqāṣid al-syarī‘ah. Jurnal Tana Mana, 6(2), 412–418. https://doi.org/10.33648/jtm.v6i2.1274
Damayanti, I. N. P., & Kamal, M. (2025). Tantangan gen z dalam memahami ideal moral hukum perkawinan di era digital. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(3), 1133–1145. https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.1880
Dita, D., Takdir, T., & Rahmawati, R. (2024). Childfree in the perspective of islamic law(Childfree dalam perspektif hukum islam). JURNAL ILMIAH ADVOKASI, 12(3), 367–381. https://doi.org/10.36987/jiad.v12i3.5522
Endeh, S., Nurul, A. Z., Meisyah, R., Fildzah, R. zhafirah, & Yulia Elfrida Yanty Siregar, S. P. (2023). Hubungan antara kematangan emosional dan finansial dalam kesiapan pernikahan. Afeksi: Jurnal Psikologi, 2(2), 260–269. https://doi.org/10.572349/afeksi.v2i2.1578
Haidir, H., & Hizbullah, M. (2025). Islamic education values in marriage mandailing indigenous people. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 9(1), 59–76. https://doi.org/10.35723/ajie.v9i1.103
Hakim, L. (2023). Hifzh al-din sebagai konsideran hukum pernikahan beda agama dalam perspektif fiqh al-maqashid. AL-ASHLAH : Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 2(1), 048–067. https://doi.org/10.69552/alashlah.v2i1.1846
Hakim, S. A., & Masfufah, U. (2023). Problematika kesiapan pernikahan individu dewasa awal. Flourishing Journal, 3(8), 345–351. https://doi.org/10.17977/um070v3i82023p345-351
Hamida, F. N., Subhan, F., Soraya, H., Siregar, H. L., Raja, R. J., & Wardaniah, S. (2024). Studi pandangan mahasiswa muslim universitas negeri medan terhadap pernikahan beda agama. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 39–51. https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i2.160
Hayat, A. S. R. (2020). Formula pemeliharaan jiwa (Hifz al-nafs) pada undang-undang nomor 16 tahun 2019. Islamic Review : Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman, 9(1), 115–141. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v9i1.195
Hilmy, A. A. M., & Toriqirrama, F. (2020). Isbat nikah terpadu perspektif maqasid syariah. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 13(1), 79–90. https://doi.org/10.14421/ahwal.2020.13108
Huda, M., & Badawi, M. H. (2021). Pisuke dalam pernikahan perspektif maqasid al-shariah. 6(2), 100–124. https://journal.unipdu.ac.id/index.php/jhki/article/view/2785
Indrawan, Y., & Rifa’i, A. (2023). Childfree dalam komunikasi pranikah perspektif al-qur’an surah an-nahl ayat 72. Al-Hiwar Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah, 11(2), 105–120. https://doi.org/10.18592/alhiwar.v11i2.11483
Indriyanti, S., Wulandari, D. A., Wibowo, U. D. A., & Noveni, N. A. (2025). Makna pernikahan berdasarkan sudut pandang generasi z di kabupaten cilacap. Jurnal EMPATI, 13(4), 369–374. https://doi.org/10.14710/empati.2024.46520
Insani, S., & Putri, R. (2025). Konsep Mītsāqan Ghalīẓan dan ‘āsyirūhunna bil-ma‘rūf Dalam QS. an-Nisa: 19-21 terhadap Problematika “Marriage Is Scary.” ISME : Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research, 3(1), 73–82. https://doi.org/10.61683/isme.vol31.2025.73-82
Irade, A. S. L., Adam, A., & Taufan, M. (2024). Hakikat tujuan pernikahan dalam pandangan hukum islam. Prosiding Kajian Islam Dan Integrasi Ilmu Di Era Society (KIIIES) 5.0, 3(1), 194–197. https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/kiiies50/article/view/3227
Jalaluddin, M. (2025). Analisis konseptual pernikahan dalam islam: Perspektif hukum, rukun, serta hak dan kewajiban pasangan. HUKAGI : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2), 156–173. https://jurnal.stisapamekasan.ac.id/index.php/HUKAGI/article/view/166
Jehaman, N. (2024). Perkawinan usia dini dan dampaknya terhadap perceraian di indonesia. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 4(05), 1–14. (Indonesian). https://doi.org/10.69957/tanda.v4i05.2002
Jenuri, J., Islamy, M. R. F., Komariah, K. S., Suwarma, D. M., & Fitria, A. H. N. (2022). Fenomena childfree di era modern: Studi fenomenologis generasi gen z serta pandangan islam terhadap childfree di indonesia. Sosial Budaya, 19(2), 81–89. https://doi.org/10.24014/sb.v19i2.16602
Karimulloh, K., Kusristanti, C., & Triman, A. (2023). Persiapan pernikahan dalam pendekatan islam, psikologi, dan finansial. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 14(2), 201–206. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v14i2.11100
Kusumaaningrum, S., Nasir, M. A., & Syarif, S. (2025). Fenomena pernikahan generasi z di kua(Studi antropologi tentang perubahan tradisi pernikahan di kalangan muda indonesia). JURNAL PENDIDIKAN IPS, 15(4), 1392–1401. https://doi.org/10.37630/jpi.v15i4.3709
Lestari, L., & Satria, O. (2025). Konstruksi sosial tentang pernikahan dini di kalangan remaja analisis teori berger dan luckmann. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 4(6), 540–544. https://doi.org/10.55681/seikat.v4i6.1658
Lestari, M. M. (2025). Pernikahan dibawah tangan dan implikasi undang-undang nomor 1 tahun 1974. Jurnal Tana Mana, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.33648/jtm.v6i1.668
Lubis, I. A., Lubis, N. D., Adly, M. A., & Firmansyah, H. (2025). Etika dan hukum pernikahan dalam islam: Panduan menuju pernikahan yang harmonis. Journal of Student Research, 3(3), 35–42. https://doi.org/10.55606/jsr.v3i1.3598
Lutfi, F. L. F. (2025). Krisis kesiapan nikah gen z dalam narasi “pernikahan itu menakutkan”: Relevansi hukum keluarga islam di era digital. Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(1), 138–156. https://doi.org/10.32332/j585j338
Lutfiyah, I., & Maksum, M. (2023). Makna childfree dalam rangka mengurangi fertilitas pada pasangan siap menikah. PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 92–106. https://e-journal.fisipol-undar.ac.id/index.php/panoptikon/article/view/27
Maimun, Fikri, A., & Zaharah, R. (2025). Persepsi generasi z terhadap pernikahan dini: Studi analitis dalam kerangka maqashid syariah. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 14(1), 118–136. https://doi.org/10.51226/assalam.v14i1.833
Masyhud, L., & L, S. (2024). Childfree di era modern: Tantangan dan peluang dalam perspektif hukum islam. Al-Hukamaa: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(2), 54–63. https://doi.org/10.35905/hukamaa.v2i2.10810
Misbah Mrd, Siregar, S., & Nst, N. A. (2023). Konsep kafa’ah dalam islam: Suatu penerapan dalam pernikahan ditinjau dari maslahah mursalah. Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan, 9(2), 227–239. https://doi.org/10.24952/almaqasid.v9i2.9368
Mujiawati, W., Zd, R., & Ningsih, M. (2024). Sikap toleransi dan empati remaja pra nikah terhadap penganut childfree. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 2(4), 144–155. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i4.1249
Munib, A. (2022). Kompilasi tujuan perkawinan dalam hukum positif, hukum adat, dan hukum islam. VOICE JUSTISIA : Jurnal Hukum dan Keadilan, 6(2), 36–48. https://journal.uim.ac.id/index.php/justisia/article/view/1970
Mustamam, Danialsyah, Harahap, N., Saputri, M. A., & Ariestino, L. (2025). Reinterpreting ḥifẓ al-nasl in contemporary marriage contracts: Navigating islamic normativity and state law. MILRev: Metro Islamic Law Review, 4(2), 1258–1280. https://doi.org/10.32332/milrev.v4i2.11158
Mutiara, Z., & Priyanto, A. (2025). The ethics of marriage law in islam, catholicism and protestantism: A comparative interfaith analysis. Averroes: Journal for Science and Religious Studies, 2(03), 196–210. https://doi.org/10.62446/averroes.020304
Mutmainnah, S., Adawiyah, K., Madali, Z. A., & Hikmatullah. (2026). Pernikahan di era media sosial di indonesia: Analisis sosial terhadap perubahan relasi suami istri dalam keluarga modern. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 6283–6291. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4132
Nadhiroh, J., & Larashati, E. D. (2021). Analisis maqashid syariah terhadap meningkatnya dispensasi perkawinan selama pandemi covid-19 di pengadilan agama mojokerto. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah Dan Hukum, 2(5), 473–494. https://doi.org/10.15642/mal.v2i5.101
Najib, A. N., & Khosiyah, S. (2025). Perkawinan beda agama antara "illat dan maqasid al-syariah. YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v3i1.671
Nasri, L. A., & Octavia, M. (2025). “Marriage is scary” dan kesiapan nikah generasi z: Urgensi konseling pra nikah. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(1), 26–37. https://doi.org/10.26539/teraputik.913895
Nasution, C. M., & Saputra, G. R. (2024). Fenomena childfree berdasarkan perspektif hukum islam progresif, pancasila dan hak asasi manusia(Ham). Jurnal Keislaman, 7(1), 66–79. https://doi.org/10.54298/jk.v7i1.239
Nazaruddin, N. (2020). Sakinah, mawaddah wa rahmah sebagai tujuan pernikahan: Tinjauan dalil dan perbandingannya dengan tujuan lainnya berdasarkan hadits shahih. Jurnal Asy-Syukriyyah, 21(02), 164–174. https://doi.org/10.36769/asy.v21i02.110
Nellalucky. (2023). Telaah kritis pandangan perspektif feminis liberal tentang pernikahan beda agama. SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.58794/sumur.v1i1.441
Niam, A. A., Fahmi, M. N., Almajdi, M. M., Kurniawan, M. Z., & Syaifuddin, M. (2026). Analisa konsep pernikahan dini dalam perspektif hukum islam, sosial. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 1055–1065. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3212
Nisa’, A. R., Lestari, E. W. P., Pradana, H. H., & Dyaksa, R. S. (2023). Fenomena childfree dalam tinjauan maslahah mursalah(Studi fenomenologi terhadap generasi 5. 0). Psycho Aksara : Jurnal Psikologi, 1(2), 179–189. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v1i2.1026
Nurainun, N., & Yusuf, A. M. (2022). Analisis tingkat kesiapan menikah calon pengantin. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 2110–2115. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2345
Nurbaya, S., Sari, R. N., Nurjaya, Sumarta, & Rifqi. (2025). Marriage in the perspective of islamic law: A study on the validity and meaning of marriage. Lentera Demokrasi: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Hukum, Ekonomi Dan Pemerintahan, 1(2), 95–105. https://doi.org/10.61166/ld.v1i2.6
Nuroh, S., & Sulhan, M. (2022). Fenomena childfree pada generasi milenial ditinjau dari perspektif islam. An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 4(2), 136–146. https://doi.org/10.37758/0bxs0x45
Pajrin, M., Abubakar, A., & Abdullah, D. (2025). Konsep dan nilai pernikahan dalam al-qur’an: Studi tafsīr mauḍūʻī. Nashr al-Islam: Jurnal Kajian Literatur Islam, 7(1). https://journalversa.com/s/index.php/jkli/article/view/1237
Permana, M. Z., & Medynna, A. D. N. (2021). Ribet! : Persepsi menikah pada emerging adulthood. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 10(3), 248–257. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v10i3.5509
Prabowo, P. D., & Malela, A. (2023). Konsep Prokreasi dalam Kejadian 1:26-28 sebagai Jawaban terhadap Gaya Hidup Childfree. Jurnal Teologi Pengarah, 5(1). https://doi.org/10.36270/pengarah.v5i1.148
Pratama, A., M Taufik Rahmadi, & Sugiharto. (2024). Kompleksitas efek domino dari tren pernikahan dini yang mendarah daging. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 13(1), 103–112. https://doi.org/10.23887/jish.v13i1.73225
Putra, A. H., Ardi, Z., Mudjiran, M., & Rahmaini, I. S. (2024). Analisis faktor yang memengaruhi kesiapan menikah wanita dewasa awal yang mengalami trust issues dalam hubungan romansa. Jurnal Psikologi Sosial, 22(2), 101–113. https://doi.org/10.7454/jps.2024.12
Ramadhan, A. R. (2024). Reproductive rights and childfree decisions in islamic law and their social implications in muslim societies: Hak reproduksi dan keputusan childfree dalam perspektif hukum islam dan implikasinya di masyarakat muslim. Al-Zaujiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2), 82–97. https://journal.syamilahpublishing.com/index.php/zaujiyyah/article/view/399
Rizhan, A. & Aprinelita. (2024). Fenomena childfree dalam persfektif hukum keluarga islam di indonesia. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 21–24. https://doi.org/10.36378/prosidinguniks.v1i1.4002
Rohman, M. (2025). Implikasi hukum pernikahan online (Virtual marriage) terhadap keabsahan dan akibat hukumnya dalam perspektif fiqh dan regulasi di indonesia. MASADIR: Jurnal Hukum Islam, 5(01), 1050–1073. https://doi.org/10.33754/masadir.v5i01.1656
Rosdiana, R., Abdurrahman, F., Rianadiwa, S., & Podungge, M. F. (2024). Menemukan kunci pernikahan bahagia: Kajian komparatif prinsip perkawinan perspektif fikih mazhab dan kompilasi hukum islam. Usroh: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.19109/ujhki.v8i1.22777
Sabri, F. A. (2024). Islamic law and ethics: The role and obligations of marriage for individuals with intellectual disabilities. International Journal of Law Dynamics Review, 2(1), 54–63. https://doi.org/10.62039/ijldr.v2i1.34
Safira, M. E., & Akmal, H. (2025). Pernikahan: Problematika dan solusi dalam maqoshid syariah. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 3687–3701. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.14185
Sainul, A. (2024). Dispensasi nikah di pengadilan agama: Tinjauan maqosid syariah dan pertimbangan maslahah-mafsadah. Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari’ah Dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 7(2), 327–341. https://doi.org/10.58824/mediasas.v7i2.184
Saputera, A. R. A., & Abdillah, N. (2021). Analisis implikasi nikah muda perspektif hukum islam di kecamatan kota selatan gorontalo. Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 2(2), 314–331. https://doi.org/10.24252/qadauna.v2i2.18200
Saputra, M. D., & Muhammad, M. (2023). Fenomena childfree dalam pernikahan perspektif para tokoh nahdatul ulama kabupaten subang: The childfree phenomenon in marriage from the perspective of nahdatul ulama figures in subang regency. BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam, 4(3), 345–359. https://doi.org/10.36701/bustanul.v4i3.1026
Shakanti, V. P., & Bintari, D. R. (2023). Prinsip perkawinan islam ditinjau dari perspektif psikologi. Jurnal Kajian Ilmiah, 23(1), 95–106. https://doi.org/10.31599/pn48wf16
Sianturi, R. (2025). Uji normalitas sebagai syarat pengujian hipotesis. JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS), 11(1), 1–14. https://doi.org/10.36987/jpms.v11i1.7091
Siregar, H. S., Pratama, A., Siregar, M. S., Hasibuan, N. S., & Harahap, W. F. (2023). Perkawinan usia muda dan pengaruhnya terhadap angka perceraian: : Studi kasus di kua kecamatan medan area kabupaten deli serdang. As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 5(3), 34–39. https://doi.org/10.47467/as.v5i3.255
Siregar, Y. E. Y., Nuraeni, C., Rahmawati, L., Wahyuningsih, S., Rosita, T., & Nurfiana, S. deni. (2024). Kesiapan wanita dalam pernikahan: Analisis kualitatif melalui studi pustaka mengenai pernikahan di indonesia. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(2), 62–72. https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i2.830
Slamet, R., & Wahyuningsih, S. (2022). Validitas dan reliabilitas terhadap instrumen kepuasan kerja. Aliansi : Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 17(2). https://doi.org/10.46975/aliansi.v17i2.428
Sodah, Y., & Korompis, P. A. (2024). Childfree sebagai pilihan hidup dalam perkawinan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(11), 1527–1532. https://doi.org/10.59141/japendi.v5i11.5697
Sonia, L., Noviani, D., Liza, E., & Awaludin. (2024). Teori pengantin al-qur’an: Praktik keagamaan dan implikasi sosial dalam masyarakat muslim indonesia. Jurnal Lingkar Pembelajaran Inovatif, 5(11). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jlpi/article/view/5848
Subhaktiyasa, P. G., Candrawati, S. A. K., Sumaryani, N. P., Sunita, N. W., & Syakur, A. (2025). Penerapan statistik deskriptif: Perspektif kuantitatif dan kualitatif. Emasains : Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, 14(1), 96–104. https://doi.org/10.59672/emasains.v14i1.4450
Subhan1, A. (2023). CHILDFREE DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP ASPEK EKONOMI (Analisis mengenai childfree dilihat dari sudut pandang agama dan ekonomi. Opinia de Journal, 3(1). https://doi.org/10.35888/opiniadejournal.v3i1.54
Sufi’y, M., Muslih, M., & Khotim, A. (2024). Implikasi maqasid syariah terhadap pilihan reproduksi: Studi tentang childfree di era modern. Bulletin of Islamic Law, 1(2), 73–82. https://doi.org/10.51278/bil.v1i2.1516
Suherman, S., & Afifah, N. I. (2025). Fenomena childfree dalam pernikahan (Analsis q. S ali-imran ayat 38-39) menurut imam ibnu katsir dalam tafsir qur’anil ‘azhim. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 498–508. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1221
Surasa, A., Fahmi, I., Supriatna, E., & Husain, H. (2025). Khithbah dalam pernikahan perspektif pendidikan islam dan psikologi. Mahkamah : Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(4), 152–168. https://doi.org/10.62383/mahkamah.v2i4.1323
Suryantoro, D. D., & Mansur, A. (2026). Tinjauan maqasid al-syari‘ah terhadap batas usia perkawinan dalam hukum islam dan undang-undang perkawinan indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1), 465–478. https://doi.org/10.46773/e9zacz90
Suwito, S., Darmawan, D., Harun, S. F., & Zuriah, R. A. (2025). Implikasi perjanjian pra-nikah dalam perspektif hukum keluarga islam di indonesia: Kajian normatif dan sosial. Hakam : Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam, 9(2). https://doi.org/10.33650/jhi.v9i2.13291
Syafana, P. T., Pramesti, T. G., & Hami, W. (2023). Implikasi pernikahan dini terhadap keberhasilan rumah tangga(Studi kasus kecamatan pekalongan selatan). Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2), 39–45. https://doi.org/10.52029/pjhki.v1i2.149
Tirta, K. D., & Arifin, S. N. (2025). Studi fenomenologi: Marriage is scary pada generasi z. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 12–20. https://doi.org/10.26539/teraputik.833675
Ulya, N., Assaiq, M. R., & Fatkhurrokhman, R. (2025). Dinamika usia perkawinan dan dispensasi kawin di indonesia perspektif hukum positif dan maqashid syari’ah. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 14(3), 1–14. https://doi.org/10.30651/mqsd.v14i3.28313
Waddin, M. A. H. K. M., Mujib, A., & Ubaidillah, U. (2025). Fenomena pernikahan dini, poligami, dan quarter-life crisis: Telaah psikologi sosial dalam bingkai hukum keluarga islam kontemporer. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 6(2), 136–154. https://doi.org/10.52431/minhaj.v6i2.3785
Waddin, M. A. H. K. M., & Nurcholis, M. (2026). Fenomena childfree di kalangan muslim milenial: Analisis sosiologi islam atas pergeseran nilai keluarga dalam perspektif ibnu khaldun. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 7(1), 67–83. https://doi.org/10.52431/minhaj.v7i1.4199
Wafa, A. M., & Zuhdi, M. H. (2025). The decline in generation z marriage rates: Ma’ālāt al-af’āl perspective. Al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 8(2), 409–428. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i2.1410
Waluyo, E., Septian, A., Jerilian, E., Hidayat, I. N., Prahadi, M. A., Prasetyo, T., & Sabilah, A. I. (2024). Analisis data sample menggunakan uji hipotesis penelitian perbandingan menggunakan uji anova dan uji t. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(6), 775–785. https://j-economics.my.id/index.php/home/article/view/186
Wardana, W., & Ananda, F. (2024). Hukum pernikahan dalam perspektif di dunia islam. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 4472–4487. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8388
Yessino, S., Sulaiman, D. M., & Fadhil, A. (2024). Analisis fenomena childfree di era gen z terhadap syariat dan realitas modern. Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(2), 79–89. https://doi.org/10.61132/karakter.v2i2.526
Yunida’Afah, N., & Mansyur, S. (2026). Pernikahan gen z dalam membangun keluarga sejahtera perspektif islam. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(3), 412–426. https://doi.org/10.56799/jim.v5i3.14170
Zhafira, N. N., Syam, T. A., Latifah, S. N., Rangkuti, S. W. K., & Regar, L. B. (2024). Perspektif islam terhadap keputusan childfree: Kajian dalil dan dampaknya dalam konteks budaya. ALWAQFU: Jurnal Hukum Ekonomi Dan Wakaf, 2(04). https://jurnal.alwaqfu.or.id/index.php/alwaqfu/article/view/137
Zulfahmi, Z., Pernando, A., Hidayatullah, H., Nurlaili, N., & Sakdiah, A. J. (2024). Fenomena perkawinan childfree ditinjau dari hukum islam. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 7566–7582. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17333
