Environmental Education Management through the Tazayyun Movement to Build an Eco-Islamic Culture in Pondok Tremas Pacitan

Manajemen Pendidikan Lingkungan melalui Gerakan Tazayyun untuk Membangun Budaya Eco-Islamic di Pondok Tremas Pacitan

Authors

  • Kukuh Alhadad UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Umar Sidiq UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.54396/saliha.v9i2.2541

Keywords:

Environmental Education, Ecopesantren, Islamic Ecotheology, Tazayyun Pondok Tremas

Abstract

Islamic boarding schools have a strategic role in shaping the character of students, but the boarding education system with a large number of residents also causes ecological pressure, especially related to waste, sanitation, and consistency of environmentally friendly behavior. The study of eco-pesantren has so far highlighted more normative Islamic environmental ethics, technical waste management, or community empowerment, while the managerial process that institutionalizes environmental values into daily collective culture is still poorly studied. This study analyzes the management of environmental education through the Tazayyun Movement in Pondok Tremas, Pacitan, as well as its contribution to the formation of an eco-pesantren culture. The research uses a qualitative case study design. Data was collected through semi-structured interviews with madrasah leaders, Tazayyun supervisors, and students; participatory observation of hygiene routines, waste sorting, and organic waste processing based on Black Soldier Fly (BSF); and review program documentation. Data analysis was carried out through open, axial, and selective coding, with validity strengthened through triangulation, member checking, and peer debriefing. The results of the study show that Tazayyun is not just a hygiene unit, but a collective environmental education system that is managed through planning, organizing, implementing, and controlling functions. The novelty lies in the integration of pesantren environmental management, hidden curriculum, Islamic ecotheology, and collective discipline based on student leadership. Theoretically, this study offers a conceptual model of the formation of an eco-pesantren culture, and practically provides a framework that can be transferred to other pesantren programs, although its effectiveness still needs to be strengthened with quantitative indicators.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Esha, Muhammad In’am. “Eco Pesantren Sebagai Model Pendidikan Lingkungan Hidup.” Jurnal ESHA 6, no. 1 (2024): 1–15.

Fauziyah, Naelul. “Implementasi Pesantren Ramah Lingkungan Melalui Manajemen Kebersihan.” UNISAN Jurnal: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam 4, no. 9 (2025): 300–309.

Firnando, Hero Gefthi, and Cucu Setiawati. “Ekoteologi Aswaja: Integrasi Nilai-Nilai Nahdlatul Ulama Dalam Etika Lingkungan.” NAHNU: Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies 3, no. 2 (2025): 603–32.

Hermanto, Agus. Fikih Ekologi. Malang: Literasi Nusantara Abadi, 2021.

Inayah, Sukma. “Pembentukan Karakter Religius Santri Berbasis Hidden Curriculum Di Pondok Pesantren Darul A’mal Kota Metro.” PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora 4, no. 6 (2025).

Iskandar, Ahmad Mahrus. “Pesantren Didorong Jadi Pelopor Gerakan Ekoteologi Nasional.” ANTARA News, 2025.

Jauhariyah, Nur Anim, Nawal Ika Susanti, and Fatiha Indana. “Pengembangan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Melalui Pengelolaan Sampah Secara Berkelanjutan.” LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 6, no. 2 (2023): 116–27.

Kemenag. “Ekoteologi Pesantren Diluncurkan, Al-Wafa Dan Manbau Darissalam Jadi Percontohan.” Kementerian Agama RI - Kanwil Kalteng, 2026. https://kalteng.kemenag.go.id/kanwil/cetak/539253/Ekoteologi-Pesantren-Diluncurkan-Al-Wafa-dan-Manbau-Darissalam-Jadi-Percontohan.

Masrukhan. “Wawancara: Pembimbing Tazayyun Pondok Pesantren Tremas,” 2026.

Muhidin, Nur, Aminudin Aminudin, and Alisa Qothrun Nada Rahmah. “Peranan Pondok Pesantren Dalam Sistem Pendidikan Nasional.” JIEP: Journal of Islamic Education Papua 2, no. 2 (2025): 82–94. https://doi.org/10.53491/jiep.v2i2.1248.

Mustofa, Muhammad Arif Khoirul, Nurul Iman, and Azid Syukroni. “Upaya Kyai Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam.” IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 4 (2025): 977–88.

Nawawi, Abdillah. “Wawancara: Kepala Madrasah Aliyah Muadalah Pondok Pesantren Tremas.” Pacitan, 2026.

Nurhasanah, Elis, Yogi Nirwanto, Qiny Shonia Az Zahra, Agus Ahmad Nasrulloh, and Heni Sukmawati. “Optimalisasi Pengelolaan Sampah Dapur Dalam Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Pesantren.” RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua 2, no. 2 (2024): 97–103.

Online, N U. “Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang Gagas Kurikulum Hijau, Ekoteologi Dan Fiqh Al-Bi’ah Jadi Kerangka Baru.” NU Online, 2025. https://nu.or.id/nasional/pesantren-salafiyah-kauman-pemalang-gagas-kurikulum-hijau-ekoteologi-dan-fiqh-al-bi-ah-jadi-kerangka-baru.

Pusdatin. “Verifikasi Data Satuan Pendidikan.” Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah, 2025. https://referensi.data.kemendikdasmen.go.id/snpmb/site/sekolah?npsn=69937251.

Rambe, Rosmayani, and Mhd Latip Kahpi. “Gerakan Daur Ulang Sebagai Ibadah Ekologis: Kajian Komunikasi Pembangunan Dengan Perspektif Teo-Antropo-Ekosentris Islam Atas Kiprah (Juni Wati Sri Rizki).” Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 2 (2025): 2864–78.

Ristianah, Niken, and M Munir. “Optimalisasi Manajemen Pendidikan Islam Dalam Mewujudkan Pesantren Sehat: Integrasi Nilai Spiritual Dan Kesehatan Lingkungan.” In Prosiding Simposium Nasional Manajemen Dan Bisnis, 4:49–56, 2025.

Ruswanda, Asep Sandi. “Mengkaji Konsep Ekoteologi Menurut Nasaruddin Umar.” Jurnal Keislaman, no. 2 (2025): 532–45.

Sarira. “Kontribusi Pesantren Terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” In Prosiding Sarira UIN Surakarta, 2024. https://conferences.uinsaid.ac.id/sarira/paper/view/305/183.

Shaimaa. “Integrasi Nilai-Nilai Lingkungan Dalam Manajemen Pendidikan Islam: Model, Tantangan Dan Kontekstualisasi Di Lingkungan Lokal.” AL MIDAD: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Studi Keislaman 2, no. 1 (2025). https://ejournal.staidhtulungagung.ac.id/index.php/almidad/article/view/122.

Solikah, Kholifatus. “Manajemen Pengembangan Kurikulum Mu’adalah Di Pondok Pesantren.” IAIN Ponorogo, 2023.

Suhardiono. “Pelatihan Pemanfaatan Maggot Black Soldier Fly (BSF) Untuk Pengelolaan Sampah Organik.” JAMSI: Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2024. https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/583.

Umam, Zaki Faizul. “Wawancara: Sekretaris Madrasah Aliyah Muadalah Pondok Pesantren Tremas.” Pacitan, 2026.

Yunus, Muhammad. “Penguatan Ekoteologi, Kemenag Siapkan Program Pesantren Ramah Lingkungan.” Kementerian Agama Republik Indonesia, 2026.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Alhadad, K., & Sidiq, U. (2026). Environmental Education Management through the Tazayyun Movement to Build an Eco-Islamic Culture in Pondok Tremas Pacitan: Manajemen Pendidikan Lingkungan melalui Gerakan Tazayyun untuk Membangun Budaya Eco-Islamic di Pondok Tremas Pacitan. SALIHA: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 454–474. https://doi.org/10.54396/saliha.v9i2.2541

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.