“SAPU JAGAT” (PERIKSA KUDAPAN JAGA ANAK SEHAT): INOVASI EDUKASI KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN SINDROM METABOLIK PADA ANAK
DOI:
https://doi.org/10.54396/mjd.v3i2.2125Keywords:
Edukasi, Sindrom Metabolik, AnakAbstract
Prevalensi sindrom metabolik pada anak terus meningkat, begitu juga di Indonesia. Hal ini terjadi karena kurangnya edukasi dan kesadaran mengenai pemilihan makanan dan efeknya bagi kesehatan. Edukasi pada anak dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah penyuluhan dan games interaktif mengenai pemilihan makanan halal dan thoyyib pada kegiatan pesantren kilat ramadhan yang dilaksanakan di masjid-masjid. Masjid Baitul Makmur yang berlokasi di Kelurahan Serua Kota Depok Jawa Barat melaksanakan kegiatan pesantren ramadhan secara berkala setiap tahunnya. Peserta terdiri dari anak-anak usia 5 hingga 12 tahun. Anak-anak diberikan materi oleh narasumber yang merupakan professional di bidangnya. Pada hari Jumat, 7 Maret 2025 diadakan penyuluhan yang dikemas dengan games interaktif mengenai makanan halal dan thoyyib, dengan tujuan memberi edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pada anak agar lebih selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Diketahui bahwa makanan akan menentukan kesehatan. Makanan yang tidak dijaga pada anak maka dapat menyebabkan munculnya sindrom metabolik ataupun penyakit lainnya. Kegiatan terdiri dari pemberian materi, games interaktif, lalu pembuatan kesimpulan. Games ditujukan untuk memperkuat pemahaman mengenai makanan halal dan thoyyib. Selanjutnya, pengukuran pengetahuan dilakukan dengan memberikan kuesioner pre-test (di awal acara) dan post-test (di akhir acara), dengan jenis pertanyaan yang sama. Hasilnya, terdapat perbaikan pengetahuan dan kesadaran mengenai pemilihan makanan yang halal dan thoyyib yang dilaporkan dalam bentuk tabel. Diharapkan dengan adanya perbaikan pengetahuan dan kesadaran ini, maka dapat mencegah terjadinya sindrom metabolik pada anak khususnya yang mengikuti kegiatan.
Downloads
References
Andersen, C. J., & Fernandez, M. L. (2013). Dietary strategies to reduce metabolic syndrome. Reviews in Endocrine and Metabolic Disorders, 14(3), 241–254. https://doi.org/10.1007/s11154-013-9251-y
Dieny, F. F., Widyastuti, N., & Fitranti, D. Y. (2015). Sindrom metabolik pada remaja obes: prevalensi dan hubungannya dengan kualitas diet. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(1), 1. https://doi.org/10.22146/ijcn.22830
Edison, E., & Lestari, R. (2020). Konsep Makanan Halal Dan Thoyyib Dalam Tradisi Masyarakat Melayu Riau. Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 247–257. https://doi.org/10.25217/jf.v5i2.1169
Fauziah, A., Kasmiati, K., & Jambormias, J. L. (2023). Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Dasar. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(9), 953–960. https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i9.1545
Hanifah MF Harun, Suliah M Aris, M. M. K., & Saidin, Zulaipa Ruzulan, N. (2024). The Application of the Halalan Thoyyiban in Healthy Eating Patterns Aplikasi Konsep Halalan Thoyyiban dalam Pola Pemakanan Sihat. 4(1), 1–5.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2014). Diagnosis dan Tata laksana Sindrom Metabolik pada Anak dan Remaja.
Mulyati, S., Abubakar, A., & Hadade, H. (2023). Makanan Halal dan Tayyib dalam Perspektif Al-Quran. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(Januari), 2023–2046.
Opie, L. H. (2007). Metabolic syndrome. Circulation, 115(3), 32–35. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.106.671057
Sartika, R. A. D. (2011). Faktor Risiko Obesitas Pada Anak 5-15 Tahun. Makara Kesehatan, 1(1), 37–43. https://www.academia.edu/17631598/FAKTOR_RISIKO_OBESITAS_PADA_ANAK_5-15_TAHUN
Tsani, A. F., Susilo, H., Setiawan, U., Suyanto, & Sudanto. (2021). Halal and Thayyib Food in Islamic Sharia Perspective (Makanan Halal Dan Thayyib Dalam Perspektif Syariat Islam). Ijma, 1(1), 97–109.
Umami, Z., Puspa, A. R., & Irawan, M. A. (2023). The effect of education on knowledge and attitude In halal and tayyib food selection among Muslim. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 11(2), 55. https://doi.org/10.21927/ijnd.2023.11(2).55-61