Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bantul mengundang seluruh pimpinan LP2M Perguruan Tinggi tingkat Pronvinsi DIY. Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka evaluasi pelasanaan KKN dan Pengabdian Masyakarta di lingkungan Kabupaten Bantul. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 18 November 2019 pukul 09.00 s.d 12.00 WIB di ruang Sasana Bawarasa Lantai 3 Bappeda Kabupaten Bantul. Adapun UP2M STAIT Yogyakarta mengutus Bpk. Rz. Ricky Satria Wiranata, M.Pd.
Dalam sambutan ketua BAPPEDA Kabupaten Bantul, beliau menghimbau untuk sama-sama mentransformasikan Kabupaten Bantul agar lebih maju 2 atau 3 tingkat dari sebelumnya melalui kerjasama dengan instansi akademik seperi LP2M di lingkungan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, beliau berharap LP2M dapat bersinergi dengan BAPPEDA Kabupaten Bantul untuk menyelesaikan masalah-masalah masyarakat seperti pendidikan, ekonomi, kemiskinan, sosial dan lain sebagainya melalui kegiatan KKN, Penelitian dan pengabdian masyarakat. Pemerintah Kabupaten bantul siap mendorong dari berbagai sektor jika memang dibutuhkan.
Acara yang bertema “Perioritas Pengembangan Daearah Kabupaten Bantul” ini menemukan titik sepakat dalam beberapa point yaitu: pertama BAPPEDA bersama pimpinan LP2M DIY membuat forum Perguruan Tinggi hingga menjadi MOU PKS tahun 2020 dan dapat mulai bekerja tahun 2021. Kedua Forum tersebut akan bekerjasama untuk membuat dan merancang peta strategis kegiatan KKN dan Pengabdian dilingkungan perguruan tinggi se DIY berdasarkan rencana pembangunan yang terintegrasi, sehingga Perguruan Tinggi dapat mengambil peran sesuai fokus keilmuannya tanpa harus bingung mencari tempat mengabdi. Ketiga PT/LP2M/Mahasiswa harus melaporkan hasil Penelitian, KKN dan Pengabdian kepada BAPPEDA Bantul, kesepakatan teknis akan dibicara dalam forum LP2M DIY.






