Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 pasal 1, disebutkan bahwa Tridharma Perguruan Tinggi adalah rangkaian tugas sebuah Perguruan Tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu tridarma yang harus dilaksanakan adalah program Pengabdian Kepada Masyarakat. Atas dasar tersebut, STAIT Yogyakarta ingin mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di pergurun tinggi sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh STAIT Yogyakarta adalah berperan serta dalam memajukan masyarakat melalui bidang Pendidikan dan Dakwah Islam.
Misi mulia tersebut, diterjemahkan oleh STAIT Yogyakarta dengan memiliki binaan komunitas pengayuh beca Yogyakarta yang berjumlah 90 orang. Komunitas ini diberi nama “kajian pengayuh beca” yang secara rutin dilakukan pembinaan sebanyak satu bulan satu kali. Untuk menarik minat pengayuh becak binaan datang ke pengajian rutin, STAIT Yogyakarta akan mengganti waktu kerja yang dipakai untuk pengajian dengan uang tunai sejumlah rata-rata yang didapatnya saat bekerja biasa dalam bentuk uang transport. Cara ini dilakukan, bertujuan untuk memberikan stimulus kepada masyarakat yang berprofesi sebagai pengayuh beca, sehingga dapat ikut pengajian Islam yang dilakukan oleh STAIT Yogyakarta. Pada akhirnya, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapakan menjadikan komunitas “kajian pengayuh becak” yang lebih terdidik dalam agama dengan baik dan benar.
Pada bulan ini, kajian pengayuh beca dilaksanakan pada tanggal 25 November 2019 pukul 11.00 WIB s.d 13.00 WIB, acara dilaksanakan di mushola cordova STAIT Yogyakarta dan dihadiri lebih kurang 80 orang pengayuh beca. Acara pengajian ini diawali dengan sholat jamaah duhur bersama kemudian dilanjutkan dengan pengajian. Bertindak sebagai penceramah adalah Bapak Danang Dwi Prasetyo, M.Pd. (Ketua STAIT Yogyakarta). Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa sebagai umat Islam kita harus menghadapi kehidupan ini dengan tawakal, ikhtiar, sabar dan syukur. Jika kita menjalankan 5 konsep kehidupan tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari, maka niscaya hidup kita akan selamat didunia dan diakhirat. Acara ditutup dengan doa dan makan siang bersama bersama keluarga besar STAIT Yogyakarta.






