Rapat Koordinasi STAIT Yogyakarta Bahas Penanganan Sampah Pasca Tutup TPA Piyungan

Senin, 24 Juli 2023 pukul 10.00-12.00 WIB di kampus STAIT Yogyakarta, Dewan pendiri STAIT Yogyakarta, yang dipimpin oleh Bu Lilik Indriati, telah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pimpinan unit Jaringan Sekolah BIAS Indonesia. Dalam hal ini, STAIT Yogyakarta diwakili oleh Wakil 1 bidang SDM yaitu Bapak Rz. Ricky Satria Wiranata, M.Pd.

Salah satu kegiatan koordinasi adalah menyusun strategi penanganan sampah pasca tutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan selama 45 hari. Rapat tersebut menghasilkan beberapa keputusan penting yang diharapkan dapat membantu mengurangi dampak negatif dari krisis sampah yang dihadapi kampus. Adapun hasil rapat koordinasi yang diputuskan yaitu:

  1. Mulai hari ini, seluruh Civitas Akademika STAIT Yogyakarta diwajibkan untuk memilah sampah menjadi tiga kategori, yaitu organik, anorganik, dan Bahan Beracun dan Berbahaya (B3). Langkah ini diambil untuk memudahkan proses daur ulang dan pengolahan sampah secara lebih efisien.
  2. STAIT Yogyakarta akan menjalin kerjasama dengan mitra, lembaga, atau individu yang mampu mengolah sampah. Untuk langkah awal, pihak kampus akan menghubungi Bank Sampah Wirosaban (BSW) yang memiliki fasilitas untuk menerima dan mengelola jenis sampah seperti kertas, karton, dan plastik.
  3. Seluruh area kantor di kampus diinstruksikan untuk mengurangi pembuangan sampah akibat makanan berlebihan. Dengan menjamin bahwa makanan tidak dibuang, tetapi disimpan atau didonasikan apabila memungkinkan, diharapkan jumlah sampah dapat dikurangi secara signifikan.
  4. Setiap kantor dan area strategis di kampus harus menyediakan komposter yang dilengkapi dengan bakteri pengurai. Langkah ini bertujuan untuk mengolah sampah organik menjadi kompos yang berguna sebagai pupuk tanaman, sehingga mengurangi sampah yang akhirnya masuk ke TPA.

Menurut bapak Rz. Ricky Satria Wiranata, krisis sampah yang sedang kita hadapi adalah tanggung jawab bersama. Dengan langkah-langkah konkret ini, kita berharap dapat mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Beliau menghimbau seluruh civitas akademika berkomitmen melaksanakan keputusan-keputusan yang dibuat dengan baik. Menurutnya, Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen STAIT Yogyakarta untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah lingkungan dan mengurangi dampak sampah di masyarakat.