Yogyakarta, 22 Juli 2023 – Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta menjadi saksi dari rapat pleno senat yang berlangsung pada pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Rapat ini dihadiri oleh seluruh komponen STAIT Yogyakarta, termasuk dewan pendiri, anggota senat, pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, yang total berjumlah 35 orang. Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai permasalahan operasional dan kelembagaan serta merumuskan rencana pengembangan keilmuan STAIT sebagai Perguruan Tinggi MPAQ yang berbasis Akidah Shahihah dan produktivitas keilmuan berkualifikasi Ahsanu Amalan.
Tujuan pleno Senat tahun ini adalah mencari solusi konstruktif untuk Kebutuhan dan Permasalahan Operasional. Salah satu fokus utama rapat ini adalah memberikan solusi konstruktif terhadap berbagai kebutuhan dan permasalahan operasional dan kelembagaan di kampus STAIT Yogyakarta. Pihak senat akan berdiskusi mengenai berbagai bidang, seperti Tata Pamong, SDM, Tri Dharma, PMB, Sarpras, Pendanaan, Kemahasiswaan, dan jejaring serta kemitraan, guna mencari cara efektif untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam setiap aspek.
Menurut Ketua STAIT Yogyakarta, pengembangan keilmuan STAIT dengan Akidah Shahihah penting bagi STAIT Yogyakarta untuk mengembangkan keilmuan yang berlandaskan Akidah Shahihah (aqidah yang benar) dan produktivitas keilmuan yang berkualifikasi Ahsanu Amalan (amalan yang sempurna). Oleh karena itu, di rapat ini, akan dirumuskan kaidah dan kerangka pengembangan keilmuan sebagai dasar bagi peran STAIT sebagai Perguruan Tinggi MPAQ (Madrasah Perguruan Tinggi Agama Islam Qowiy) yang unggul dalam bidang keilmuan Islam.
Menurut Ketua STAIT Yogyakarta, rapat ini juga akan berfokus pada konsolidasi elemen institusi 4 pilar, yaitu Tata Pamong, Akademik, Kemahasiswaan, dan Sarana Prasarana, serta manajemen STAIT Satu Atap. Konsolidasi ini diharapkan dapat mengokohkan eksistensi STAIT Yogyakarta sebagai perguruan tinggi Islam yang memiliki keunggulan dalam pilar-pilar tersebut. Menurutnya, hasil dari rapat ini akan digunakan untuk menyusun rekomendasi pokok yang akan menjadi panduan dalam rapat kerja STAIT Yogyakarta untuk persiapan tahun akademik baru 2023-2024. Dalam rapat kerja tersebut, langkah-langkah strategis akan diambil untuk mengimplementasikan hasil dari rapat pleno senat ini.
Ketua Senat STAIT Yogyakarta dalam sambutannya, menyatakan pentingnya rapat pleno senat ini sebagai sarana untuk berkolaborasi dan mencari solusi bersama demi kemajuan kampus. Dia juga berharap bahwa hasil dari rapat ini akan memberikan arah yang jelas bagi STAIT Yogyakarta untuk menjadi perguruan tinggi yang lebih berkualitas dan relevan dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia. Rapat pleno senat ini menunjukkan komitmen STAIT Yogyakarta untuk terus meningkatkan kualitas dan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Semoga keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dari rapat ini dapat menginspirasi perubahan positif dan pembangunan lebih baik di masa mendatang.






