“Negara Darurat, Lalu mahasiswa bisa apa? Mencermati peran strategis mahasiswa dalam menyikapi dinamika sosial bermasyarakat guna menyongsong Indonesia emas 2045”
Yogyakarta, 11 Oktober 2024 BEM Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu Yogyakarta mengikuti sebuah acara yang diadakan oleh BEM NUSANTARA DIY, sebagai upaya untuk memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. BEM NUSANTARA DIY menggelar acara seminar, sidang pleno serta pergantian kepengurusan. Acara ini diselenggarakan di Universitas Akprind Indonesia pada jumat 11 oktober 2024.
Acara yang dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kampus yang ada di Yogyakarta ini dimulai dengan seminar yang bertema “Negara Darurat, Lalu mahasiswa bisa apa? Mencermati peran strategis mahasiswa dalam menyikapi dinamika sosial bermasyarakat guna menyongsong Indonesia emas 2045” yang dibawakan oleh mantan korda BEM NUSANTARA DIY, dalam pemaparannya beliau mengatakan betapa pentingnya mahasiswa dalam kemajuan negara ini.
Setelah seminar acara ini dilanjut dengan siding pleno yang membahas agenda-agenda penting antara lain evalusi program kerja dan persiapan untuk periode berikutnya. Sidang ini berjalan dengan penuh antusiasme, dimana peserta memberikan berbagai masukan konstruktif untuk perbaikan organisasi kedepan. Puncak acara adalah pergantian kepengurusan yang dilakukan secara resmi, Pres Arya (mahasiswa ISI Yogyakarta), menyerahkan jabatan kepada Pres Rafli (mahasiswa UIN Sunan Kalijaga) yang terpilih setelah melalui proses demokratis.
Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini diakhiri dengan foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru untuk melangkah lebih jauh, dengan pergantian kepengurusan ini diharapkan membawa perubahan positif, serta berbagai program yang telah direncanakan BEM NUSANTARA DIY optimis dapat mencapai tujuan besar dalam waktu dekat.






