Rihlah Mahasiswa STAIT Yogyakarta 2025: Sinergi Ilmu, Alam, dan Ukhuwah di Lereng Merapi

Teras Merapi, Sleman – Dalam rangka membangun solidaritas, memperkuat karakter, serta menyegarkan semangat akademik, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAIT Yogyakarta menggelar kegiatan Rihlah Mahasiswa pada Jumat–Sabtu, 23–24 Mei 2025. Bertempat di kawasan alam terbuka Teras Merapi, kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa STAIT Yogyakarta lintas angkatan.

Acara ini merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) BEM STAIT, yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek rekreatif, tetapi juga edukatif dan spiritual. Dalam sambutannya sebelum keberangkatan, ketua pelaksana menyampaikan bahwa rihlah ini dirancang sebagai bentuk integrasi nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebersamaan dalam bingkai kampus berbasis tarbiyah terpadu.

Kegiatan dimulai pada 23 Mei pukul 12.30 WIB, dengan acara pelepasan di kampus yang berlangsung khidmat namun penuh antusiasme. Para peserta kemudian berangkat menuju lokasi menggunakan kendaraan bersama. Pukul 16.00 WIB, seluruh peserta telah tiba di lokasi dan disambut udara sejuk khas kaki Gunung Merapi. Usai melaksanakan salat ashar secara berjamaah, peserta mendirikan tenda dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Puncak kegiatan berlangsung pada malam harinya, ketika BEM STAIT menghadirkan seorang narasumber akademisi sekaligus inspirator, Dr. Danang Dwi Prasetyo, M.Pd., yang mengisi sesi Scientific Study bertema “Sinergi Keilmuan dan Kepekaan Sosial Mahasiswa di Era Transformasi Digital”. Sesi ini dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD), di mana mahasiswa diberi ruang untuk berdiskusi aktif, bertukar ide, dan membangun narasi keilmuan dalam suasana alam terbuka yang penuh kekeluargaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi masak bersama, yang tidak hanya melatih kerja sama tim, tetapi juga menciptakan momen kekeluargaan antar sesama peserta. Suasana malam semakin hangat, meski hawa dingin Merapi menyelimuti bumi perkemahan.

Keesokan paginya, 24 Mei 2025, kegiatan dibuka dengan senam pagi yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti kegiatan outbound yang menyuguhkan berbagai tantangan dan permainan edukatif guna melatih ketangkasan, koordinasi, dan kepemimpinan.

Menjelang siang, peserta bersama-sama merapikan seluruh peralatan dan tenda, serta membersihkan area perkemahan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam. Rihlah ditutup dengan sesi foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan kenangan yang melekat kuat dalam perjalanan mahasiswa STAIT.

“Rihlah ini bukan hanya tentang liburan, tetapi perjalanan untuk meneguhkan niat sebagai penuntut ilmu, mempererat ukhuwah, serta mengasah kepekaan sosial dan spiritual kita sebagai calon pemimpin umat,” ujar salah satu peserta.

Melalui kegiatan ini, BEM STAIT membuktikan komitmennya dalam menciptakan ruang pembinaan mahasiswa yang utuh — akademik, emosional, sosial, dan spiritual. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjadi tradisi tahunan yang terus berkembang dan menjadi warisan budaya kampus yang mendidik dan membahagiakan.