STAI Terpadu Yogyakarta Gelar FGD Penyusunan dan Perumusan CPL & CPMK Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Yogyakarta, 19 Juli 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Penyusunan dan Perumusan CPL & CPMK Program Studi Manajemen Pendidikan Islam” pada hari Sabtu, 19 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Kampus STAI Terpadu Yogyakarta dan berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.

FGD ini bertujuan untuk menyusun dan merumuskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) serta Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) sebagai bagian dari penguatan kurikulum dan peningkatan mutu akademik di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengembangan pendidikan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Acara ini dihadiri oleh para dosen pengampu mata kuliah Prodi Manajemen Pendidikan Islam. Dalam sambutannya, Ketua Senat STAIT Yogyakarta, Dr. Danang Dwi Prasetyo, M.Pd., menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menyelaraskan prinsip dan karakter keilmuan Majelis Pengkajian Al-Qur’an dan Sunnah (MPAQ) dengan visi keilmuan STAIT dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dalam setiap mata kuliah.

Sementara itu, Ketua STAI Terpadu Yogyakarta, Bapak Syarif Hidayat, M.Pd., M.S.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa FGD ini sangat penting untuk menciptakan sinkronisasi antar dosen pengampu mata kuliah. Ia berharap agar tidak terjadi tumpang tindih materi maupun metode pembelajaran antar mata kuliah, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien, dan terarah.

Dengan terlaksananya FGD ini, STAI Terpadu Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan tinggi Islam yang unggul, terintegrasi, dan berorientasi pada mutu. Kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi forum penyusunan dokumen akademik, tetapi juga sebagai ruang dialog ilmiah untuk memperkuat kolaborasi, menyatukan visi, dan membentuk arah pembelajaran yang lebih relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman. Ke depan, hasil FGD ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi perumusan kurikulum yang berdaya saing dan berakar pada nilai-nilai keislaman yang kokoh.