Ponorogo, 11 Oktober 2025
Dalam rangka menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan di tengah masyarakat, Hanifah Noviandari, M.Pd., Dosen STAI Terpadu Yogyakarta, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Melangkah Bersama Masyarakat dalam Mewujudkan Rumah Literasi di Desa Sidoharjo untuk Meningkatkan Minat Baca dan Membangun Budaya Literasi yang Berkelanjutan.” Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Desa Sidoharjo dan dihadiri oleh para pemuda dan pemudi desa. Hadir pula perwakilan dari Balai Desa Sidoharjo, Bapak Katimun dan Ibu Suyanti, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui literasi ini.
Kegiatan pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh Hanifah Noviandari, M.Pd., dari pendanaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI tahun anggaran 2025. Melalui penelitian tersebut, Hanifah menemukan pentingnya membangun ekosistem literasi berbasis komunitas yang berfokus pada pemberdayaan warga desa, khususnya generasi muda, agar literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga menjadi kebiasaan yang membentuk karakter dan peradaban masyarakat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar bertema “Kemampuan Literasi: Membangun Fondasi Keterampilan Membaca dan Menulis untuk Masa Depan yang Lebih Terarah” yang disampaikan oleh Gus Rijal Mujahidin, M.Pd. Seminar ini menggugah kesadaran peserta akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari serta tantangan yang dihadapi masyarakat desa di era digital. Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang hidup, dengan sejumlah pemuda seperti Agus, Ilham, Meseni, dan Ridwan aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman. Acara dipandu dengan hangat oleh Achmad Bayu sebagai pembawa acara.
Kegiatan dilanjutkan dengan workshop bertema “Pengelolaan Rumah Literasi untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Sidoharjo” yang dipandu oleh narasumber berpengalaman, Dr. Kharis Syuhud Mujahada, M.Pd. Dalam sesi ini, peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk merancang visi dan misi Rumah Literasi, menyusun rencana kegiatan satu tahun ke depan, serta merancang strategi kolaborasi dan promosi agar Rumah Literasi dapat berfungsi secara optimal. Setelah diskusi, tiap kelompok memaparkan hasilnya di hadapan peserta lain, menciptakan suasana belajar kolaboratif yang inspiratif.

Kegiatan pengabdian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama para pemuda dan pemudi Desa Sidoharjo untuk mendukung terwujudnya Rumah Literasi sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Hanifah Noviandari, M.Pd. berharap inisiatif ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang gemar membaca, berpikir kritis, dan berdaya saing tinggi. “Literasi adalah pintu menuju kemajuan. Semoga Rumah Literasi Sidoharjo menjadi ruang tumbuhnya ide, kreativitas, dan harapan baru bagi masyarakat,” tuturnya penuh semangat.






