STAI Terpadu Yogyakarta menyelenggarakan Gelar Karya Mahasiswa pada 4 Januari 2026 sebagai ajang apresiasi dan publikasi karya-karya kreatif serta akademik mahasiswa. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Manajemen Dakwah (MD), serta Masyarakat sekitar kampus dan beberapa delegasi baik siswa maupun guru pendamping dari beberapa Sekolah dan Madrasah Tingkat Menengah Atas (Aliyah) se- DIY.
Gelar Karya Mahasiswa menghadirkan beragam hasil karya mahasiswa, mulai dari buku, jurnal ilmiah, video pendek, puisi, lukisan, seni kriya, hingga produk kreatif berupa kain dan Kaos shibori dan ringkel. Seluruh karya tersebut merupakan hasil proses pembelajaran, kreativitas, serta integrasi antara keilmuan, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman yang dikembangkan di STAI Terpadu Yogyakarta.

Mahasiswa atas nama Musneliana Toila Prodi MPI memiliki karya dalam bentuk kain dengan motif Shibori atau Teknik celup ikat jepang yang menghasilkan pola kain unik, juga kaos dengan motif ringkel yaitu Teknik mewarnai kain menggunakan jahit cubit (smok) sebagai perintang warna. Selanjutnya Agus Wahyudi mahasiswa MPI menampilakan karya rak buku minimalis ini hadir dengan filosofi sebuah pohon. Semakin tinggi dahannya, semakin luas pandangan kita. Dengan sentuhan finishing HPL yang modern, rak ini dirancang untuk bertahan lama, sama seperti ilmu yang Anda baca: “The Wisdom Tree”.

M. Tauhid Abdurrahman mahasiswa MPI yang memiliki karya lukisan menggambarkan makna dari Surah Fussilat ayat 53: mengajak makhluk Nirmala untuk memahami bahwa harmoni iman serta ekspresi modern dapat berdansa dalam satu ritme yang sama, “Menjadi Modern dan berilmu tinggi tidak mengharuskanmu kehilangan Iman kepada-Nya.” Karya lain adalah buku yang telah di tulis oleh beberapa mahasiswa: Putri Puspita Sari dengan judul Ketika Allah Lebih Dekat dari yang Kau Kira, Ahsanul Ridho yang memiliki 3 karya berjudul Tuhan Mengetahui apa yang Aku Butuhkan Bukan apa yang Aku Inginkan, Segenggam Resolusi untuk Tahun Baru yang merupakan Kumpulan puisi dan Buku Antologi dengan judul Perspektif Kepemimpinan Pendidikan Islam, Imtinan Rohadatul ‘Aisy buku ajar percakapan bahasa Arab di sekolah sebanyak 3 jilid. Slamet Riyanto memiliki karya buku yang berjudul Sahlun: Belajar Membaca Al-Qur’an dengan Mudah dan Menyenangkan. A. Tsabit Nasih Ikbar buku dengan judul Distorsi Hati yang memuat Kumpulan puisi, M. Gunawan Al Farisi memiliki dua karya buku dengan judul Cerita Anak Muslim dan Teman Penantian.

Puisi dengan Judul Terjebak dalam Kebebasan karya Ummu Athiyah serta Wujudkan Impianmu, Masa Depan akan Indah karya Rini Utami mahasiswa Prodi MD. Video pendek berbahasa Arab oleh Zaki Zakaria dengan judul Hayatuna Fil Ma’had, Takallamu Biha dan Hobi Membaca. Selain karya tersebut, mahasiswa-mahasiswi STAI Terpadu Yogyakarta telah memiliki karya puluhan Artikel yang telah terbit pada jurnal terakreditasi Sinta dan Nasional, baik mahasiswa Prodi MPI maupun MD.
| Muhammad Hafidh Izzuddin | Jihan Nur Fauziah |
| Budi Hariyono | Lintang Kusuma Hadi Aji Hartawan |
| Ahmad Shiroth | Indah Maysela Azzahra |
| Nuha Adzkiyya Dzikrina | Lukman Nur Hakim |
| Rachmad Nur Fauzi | Haura Salil Jinan Murtadlo Hirtsa |
| Zaki Zakaria | Nurmahya Meirani Rahayu |
| Etik Setyorini | Luthfi Amalia Nabilatul Adila |
| Daniatun Khasanah | Asa Sholikhah |
| Nur Wahyuningsih | Khairi Fitriana Latifah |
| Annisa Himmatul Ilya | Ahsanul Ridho |
| Qomarudin | Alya Hasna Hanifa |
| Hammam Misbakhul Munir | Ahmad Ahadi |
| Noor Afif Al Machturoh | Fallya Putri Utami |
| Safinatun Munawaroh | Muhamad Tri Hadi Wiyono |
| Icha Saputri | Siti Aminah |
| Putri Puspita Sari | Fatimah Annisa Rachma Tika |
| Elda | Rifqi musaffa |
| Nur bagas habib budiawan | Belladinni rohima ektarti |
| Annisa luthfiyah al-istianah | Annisa muthi’ah |
Ketua STAI Terpadu Yogyakarta Bapak Syarif Hidayat, M.Pd.,M.S.I., menyampaikan bahwa kegiatan Gelar Karya ini bertujuan untuk memberikan ruang ekspresi, meningkatkan apresiasi terhadap karya mahasiswa, serta mendorong budaya literasi, kreativitas, dan produktivitas akademik di lingkungan kampus.
“Melalui Gelar Karya Mahasiswa ini, kami ingin menampilkan potensi dan inovasi mahasiswa STAI Terpadu Yogyakarta, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri mereka untuk berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, khususnya dalam menampilkan hasil karya yang siap dipublikasikan dan dikembangkan lebih lanjut. Pengunjung dapat melihat langsung karya-karya mahasiswa yang merepresentasikan kolaborasi antara pemikiran akademik, seni, dan kreativitas.

Melalui Gelar Karya Mahasiswa ini, STAI Terpadu Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang produktif, inovatif, berkarakter Islami, dan berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, seni, dan dakwah di era kontemporer.






