KEBUMEN, 19 Januari 2026 – Guna menjaring bibit unggul calon manajer dan pengelola institusi Islam, tim sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta melakukan kunjungan strategis ke MA Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Karangduwur, Kebumen, pada Senin (19/01).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Roadshow PMB STAIT Yogyakarta Tahun Akademik 2026/2027. Delegasi Kelompok 1 yang terdiri dari Dicky Artanto, M.Pd., Saiful Huda, S.Pd., Gr., M.Sc., Hanifah Noviandari, M.Pd., serta Makrifatul Illah, M.Sos., hadir langsung memberikan pendampingan dan informasi kepada ratusan siswa kelas XII yang tengah bersiap melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.


Bertempat di aula madrasah, sosialisasi difokuskan pada pengenalan dua program studi strategis: Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Manajemen Dakwah (MD). Dalam paparannya, tim menekankan bahwa tantangan lembaga Islam di masa depan tidak hanya terletak pada aspek pengajaran, melainkan juga pada tata kelola yang profesional.
“Program Studi MPI dihadirkan untuk mencetak calon kepala sekolah dan administrator pendidikan yang tangguh. Sementara itu, Program Studi Manajemen Dakwah (MD) dipersiapkan untuk melahirkan tenaga ahli pengelola lembaga zakat, wakaf, hingga manajemen perjalanan haji dan umrah,” jelas Dicky Artanto sebagai perwakilan tim di hadapan para siswa.
Selain memaparkan keunggulan kurikulum, Dicky Artanto beserta tim juga menjelaskan berbagai skema bantuan pendidikan, mulai dari beasiswa prestasi hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Program ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa terkendala hambatan informasi maupun biaya.


Pihak MA MWI Karangduwur memberikan apresiasi tinggi atas langkah “jemput bola” yang dilakukan oleh STAIT Yogyakarta. Kegiatan ini dinilai sangat membantu siswa dalam memetakan masa depan mereka, terutama bagi yang ingin berkuliah di Kota Pelajar namun tetap mendambakan lingkungan yang kental dengan nilai-nilai islami.
Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang memicu antusiasme peserta. Sebagai bentuk apresiasi, tim membagikan merchandise bagi siswa yang aktif bertanya serta mendistribusikan brosur informasi kepada seluruh siswa. Melalui agenda ini, STAIT Yogyakarta berharap dapat menjaring kader-kader terbaik dari Kebumen untuk menjadi bagian dari civitas akademika pada tahun akademik mendatang.






