Yogyakarta, 9 Januari 2026- STAI Terpadu Yogyakarta akan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Proposal Penelitian hingga Tahap Pelaporan Tahun Anggaran 2026 yang merupakan program dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan strategis ini diselenggarakan melalui kolaborasi dengan beberapa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Daerah Istimewa Yogyakarta dan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Januari 2026 di Ruang Auditorium STAI Terpadu Yogyakarta.
Workshop penelitian ini merupakan wujud komitmen STAI Terpadu Yogyakarta bersama PTKIS dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas penelitian di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam, khususnya di wilayah DIY. Kegiatan ini dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan keterampilan lengkap mulai dari tahap penyusunan proposal penelitian hingga penyusunan laporan penelitian yang berkualitas (outcome)
Penyelenggaraan workshop ini berangkat dari kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya saing penelitian di lingkungan PTKIS, khususnya dalam mengakses skema pendanaan penelitian dari Diktis Kemenag RI. Banyak dosen dan peneliti di PTKIS yang memiliki ide penelitian cemerlang namun terkendala dalam hal teknis penyusunan proposal dan pelaporan yang memenuhi standar akademik dan administratif yang ditetapkan.
Workshop ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar-PTKIS dalam mengembangkan budaya riset yang berkualitas dan berdaya guna. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta ekosistem penelitian yang kolaboratif dan berkelanjutan di kalangan perguruan tinggi keagamaan Islam di Yogyakarta.



STAI Terpadu Yogyakarta sebagai penyelenggara utama menggandeng tiga institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam swasta lainnya di Yogyakarta dalam kolaborasi penyelenggaraan workshop ini. Keempat kampus yang terlibat adalah:
- STAI Terpadu Yogyakarta sebagai penyelenggara dan tuan rumah
- STAIMS (Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada) Yogyakarta
- STIT Madani Yogyakarta
- STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta
Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem penelitian yang solid dan berkelanjutan di kalangan PTKIS DIY, sekaligus membangun jejaring akademik yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan keilmuan Islam yang kontekstual dan inovatif. Keempat institusi ini memiliki komitmen yang sama dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam melalui penguatan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Model kolaborasi antar-PTKIS seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam lainnya di Indonesia dalam membangun kemitraan strategis untuk peningkatan kapasitas penelitian. Dengan bergabungnya empat institusi ini, workshop akan mendapatkan dukungan yang lebih luas dan dapat menjangkau lebih banyak dosen dan peneliti dari berbagai latar belakang keilmuan.
Workshop penelitian kali ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kredibilitas dan pengalaman luas di bidang penelitian untuk membimbing peserta secara komprehensif dari tahap awal hingga akhir proses penelitian. Sesi Pertama akan diisi oleh Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I. dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Profesor Suyadi dikenal sebagai akademisi yang produktif dalam menghasilkan karya penelitian berkualitas dan memiliki kepakaran di bidang pendidikan Islam. Beliau telah menghasilkan puluhan publikasi di jurnal nasional dan internasional bereputasi, serta berpengalaman sebagai reviewer dan editor di berbagai jurnal ilmiah. Beliau selain menjabat sebagai asessor juga menjadi anggota majlis LLDIKTI.
Pada sesi ini, beliau akan membagikan pengalaman, tips, dan strategi dalam merancang proposal penelitian yang kompetitif, menyusun metodologi penelitian yang tepat sesuai standar nasional, serta membahas aspek-aspek penting dalam perencanaan penelitian yang berkualitas. Prof. Suyadi juga akan memberikan panduan praktis tentang bagaimana merumuskan masalah penelitian, menyusun kerangka teori, memilih metode penelitian yang sesuai, hingga merancang instrumen penelitian yang valid dan reliabel.
Materi yang akan disampaikan mencakup teknik menulis latar belakang penelitian yang kuat, merumuskan tujuan dan manfaat penelitian yang jelas, melakukan kajian pustaka yang komprehensif, serta menyusun timeline dan anggaran penelitian yang realistis. Peserta juga akan mendapatkan insight tentang kriteria penilaian proposal penelitian oleh Diktis Kemenag RI sehingga dapat menyusun proposal yang memiliki peluang tinggi untuk disetujui dan didanai.


Sesi Kedua akan difasilitasi oleh Dr. Kharis Syuhud Mujahada, M.Pd. dari STAI Terpadu Yogyakarta. Sebagai dosen dan peneliti yang aktif, Dr. Kharis memiliki pengalaman dalam melaksanakan berbagai jenis penelitian, baik penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Selain menjabat sebagai ketua LPPM, Beliau juga aktif sebagai peneliti di lingkungan PTKIS DIY.
Dr. Kharis akan membimbing peserta dalam aspek teknis pelaksanaan penelitian hingga pelaporan, mulai dari pengumpulan data, analisis data, hingga penulisan laporan penelitian yang memenuhi kaidah akademik dan standar Diktis Kemenag RI. Sesi ini akan membahas secara detail tentang teknik pengumpulan data yang efektif, baik melalui wawancara, observasi, angket, maupun dokumentasi.
Peserta juga akan dibekali dengan keterampilan menganalisis data menggunakan berbagai pendekatan dan software analisis yang relevan. Selain itu, Dr. Kharis akan memberikan panduan praktis dalam menyusun laporan penelitian yang sistematis, mulai dari penulisan BAB I hingga BAB V, teknik sitasi yang benar, hingga penyusunan daftar pustaka sesuai standar yang berlaku.
Aspek penting lainnya yang akan dibahas adalah bagaimana mengelola data penelitian dengan baik, menjaga etika penelitian, serta strategi mengatasi berbagai kendala yang sering dihadapi dalam proses penelitian. Materi ini sangat praktis dan aplikatif sehingga peserta dapat langsung mengimplementasikannya dalam penelitian mereka.
Workshop Penyusunan Proposal Penelitian hingga Tahap Pelaporan Tahun Anggaran 2026 ini dirancang dengan beberapa tujuan strategis yang komprehensif:
- Peningkatan Kompetensi Penelitian.
Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen dan tenaga pendidik tentang pentingnya penelitian dalam pengembangan keilmuan serta memberikan bekal keterampilan praktis dalam seluruh siklus penelitian, dari penyusunan proposal hingga pelaporan.
- Akselerasi Pendanaan Penelitian.
Peserta akan dibekali dengan kemampuan menyusun proposal penelitian yang kompetitif untuk mendapatkan pendanaan dari Diktis Kemenag RI. Dengan pemahaman yang baik tentang kriteria penilaian dan standar proposal yang diharapkan, peluang dosen PTKIS untuk mendapatkan dana penelitian akan meningkat signifikan.
- Penguasaan Metodologi Penelitian.
Workshop ini membekali peserta dengan kemampuan melaksanakan penelitian sesuai metodologi yang tepat, baik penelitian kualitatif, kuantitatif, maupun mixed methods. Pemahaman metodologi yang kuat akan menghasilkan penelitian yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
- Keterampilan Pelaporan Penelitian.
Peserta akan dilatih dalam menyusun laporan penelitian yang sistematis dan sesuai standar akademik, termasuk teknik penulisan ilmiah, pengolahan data, dan penyajian hasil penelitian yang efektif.
- Membangun Jejaring Kolaborasi.
Workshop ini menjadi wadah untuk membangun jejaring kolaborasi penelitian antar-dosen dari berbagai PTKIS di DIY. Kolaborasi ini dapat berlanjut pada penelitian bersama, pertukaran data, hingga publikasi ilmiah kolaboratif.
- Peningkatan Produktivitas Penelitian.
Dengan keterampilan yang memadai, diharapkan terjadi peningkatan jumlah dan kualitas penelitian yang dihasilkan oleh PTKIS di Yogyakarta, baik dalam hal kuantitas proposal yang diajukan maupun kualitas output penelitian.
- Publikasi Bereputasi.
Workshop ini juga mendorong publikasi hasil penelitian pada jurnal nasional dan internasional bereputasi. Peserta akan mendapatkan pemahaman tentang strategi mengubah laporan penelitian menjadi artikel jurnal yang siap dipublikasikan.
Dengan materi yang komprehensif dari tahap penyusunan proposal hingga pelaporan, peserta workshop diharapkan mampu menguasai keseluruhan alur penelitian dan siap mengajukan proposal penelitian berkualitas dalam skema pendanaan penelitian Diktis Kemenag RI tahun 2026.
Workshop ini ditargetkan untuk diikuti oleh dosen dan peneliti dari keempat PTKIS yang berkolaborasi, dengan prioritas peserta adalah dosen muda yang ingin meningkatkan kapasitas penelitiannya serta dosen senior yang ingin memperbarui pengetahuannya tentang standar terkini dalam penelitian akademik.
Target capaian workshop ini adalah setiap peserta mampu menyusun draft proposal penelitian yang siap untuk direvisi dan diajukan ke Diktis Kemenag RI. Selain itu, peserta juga diharapkan memiliki pemahaman yang jelas tentang seluruh proses penelitian sehingga ketika proposal mereka disetujui, mereka dapat melaksanakan penelitian dengan baik dan menghasilkan laporan yang berkualitas.
Panitia juga menargetkan terbentuknya kelompok-kelompok riset kolaboratif antar-dosen dari berbagai institusi yang dapat menjadi embrio penelitian bersama di masa mendatang. Kolaborasi lintas institusi ini akan memperkaya perspektif penelitian dan meningkatkan kualitas output riset.
Panitia penyelenggara dari STAI Terpadu Yogyakarta menyampaikan optimisme tinggi terhadap pelaksanaan workshop ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi katalisator peningkatan produktivitas penelitian di lingkungan PTKIS DIY. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman serta materi yang komprehensif dari penyusunan proposal hingga pelaporan penelitian, kami yakin peserta akan mendapatkan wawasan dan keterampilan lengkap yang sangat bermanfaat untuk menghasilkan penelitian berkualitas,” ujar Ketua Panitia Workshop.
Kolaborasi keempat PTKIS ini juga diharapkan bukan hanya sebatas pada penyelenggaraan workshop, tetapi dapat berlanjut pada kerja sama penelitian bersama, pertukaran pengalaman, dan pengembangan program-program riset kolaboratif di masa mendatang.
“Ini adalah langkah awal yang baik untuk membangun ekosistem penelitian yang lebih solid di kalangan PTKIS DIY. Kami berharap ke depan kolaborasi ini dapat diperluas dan diperdalam, termasuk kemungkinan penelitian multidisiplin yang melibatkan peneliti dari berbagai institusi,” tambah salah satu pimpinan PTKIS yang terlibat.
Pihak STAI Terpadu Bapak Syarif Hidayat, M.Pd.,M.SI juga memberikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini dan berharap workshop dapat menghasilkan proposal-proposal penelitian berkualitas yang dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan keislaman dan pemecahan masalah-masalah keummatan. Workshop semacam ini juga sejalan dengan program Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
Workshop Penyusunan Proposal Penelitian hingga Tahap Pelaporan Tahun Anggaran 2026 Diktis Kemenag RI ini menjadi bukti nyata komitmen STAI Terpadu Yogyakarta bersama PTKIS lainnya dalam berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan menjawab berbagai persoalan keummatan melalui penelitian yang berkualitas dan berdampak.



Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan kapasitas penelitian yang akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Panitia berencana untuk menyelenggarakan kegiatan lanjutan berupa pendampingan penyusunan proposal, workshop penulisan artikel ilmiah, serta seminar hasil penelitian sebagai wadah diseminasi hasil riset.
STAI Terpadu Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendorong budaya penelitian di kalangan dosen dan mahasiswa, tidak hanya melalui workshop dan pelatihan, tetapi juga dengan menyediakan dukungan infrastruktur penelitian, akses ke jurnal ilmiah, serta insentif bagi peneliti yang produktif.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat dari seluruh stakeholder, diharapkan workshop ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas penelitian di lingkungan PTKIS DIY, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.






