Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) sukses menyelenggarakan STAIT Youth Fest 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Januari 2026, bertempat di lingkungan kampus STAIT. Kegiatan ini menjadi agenda awal tahun yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi generasi muda untuk bertumbuh, berekspresi, dan membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dalam bingkai nilai-nilai keislaman.


Kesuksesan pelaksanaan STAIT Youth Fest 2026 tidak terlepas dari soliditas tim kepanitiaan dan relawan yang terlibat. Kegiatan ini didukung oleh panitia, yang terdiri dari mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) semester V kelas A dan B. dengan dosen pendamping Ibu Diningrum Citraningsih, M.S.I., serta Ibu Dr. Rubini, M.Pd.I., Selain itu, kegiatan ini juga diperkuat oleh 15 orang volunteer yang berasal dari mahasiswa semester 1 dan III, sehingga menciptakan kolaborasi lintas angkatan yang dinamis dan penuh semangat kebersamaan.
Secara konseptual, STAIT Youth Fest 2026 diselenggarakan dengan tujuan memberikan ruang edukatif dan reflektif bagi mahasiswa dan pelajar dalam menghadapi tantangan psikologis generasi muda saat ini. Isu kesehatan mental dipilih sebagai tema sentral karena relevansinya yang semakin kuat, khususnya di tengah tekanan akademik, sosial, dan perkembangan teknologi yang cepat. Melalui kegiatan ini, STAIT berupaya menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan ketahanan mental mahasiswa.


Rangkaian kegiatan STAIT Youth Fest 2026 dimulai pada hari pertama dengan agenda Pembukaan STAIT Youth Fest yang menandai dimulainya seluruh rangkaian acara. Suasana semakin semarak dengan pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat, yang mengasah kemampuan berpikir kritis dan kerja sama peserta. Pada hari yang sama, peserta juga mengikuti webinar bertema “Broken but Blessed: Menemukan Kedamaian Lewat Ayat-Ayat Allah” yang disampaikan oleh Ustadz Hammad Rosyadi, Lc. Webinar ini memberikan perspektif spiritual mengenai bagaimana luka dan ujian hidup dapat dimaknai sebagai jalan menuju kedekatan dengan Allah SWT.



Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut dengan seminar bertema “Dealing with Stress, and Grab Your Happiness” yang disampaikan oleh Fikrinisa’a Fakhrun Hakim, M.Psi., Psikolog. Seminar ini memberikan pemahaman praktis dan ilmiah mengenai pengelolaan stres serta pentingnya menjaga kesehatan mental secara berkelanjutan. Setelah sesi seminar, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan Musabaqah Hifdzil Qur’an, yang memperkuat dimensi spiritual peserta. Pada hari yang sama, peserta juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang difasilitasi oleh LAZNAS MPAQ, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan fisik masyarakat kampus.



Rangkaian STAIT Youth Fest 2026 ditutup pada hari ketiga dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh peserta dan panitia sebagai simbol kebersamaan dan gaya hidup sehat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pameran karya mahasiswa, yang menampilkan berbagai hasil kreativitas dan inovasi mahasiswa STAIT. Pada momen ini juga dilaksanakan pembagian hadiah Lomba Online Desain Grafis dan Karya Tulis Ilmiah, sebelum akhirnya seluruh rangkaian acara ditutup secara resmi melalui penutupan STAIT Youth Fest 2026.
Bapak Syarif Hidayat, M.S.I., selaku ketua STAI Terpadu Yogyakarta menyampaikan bahwa STAIT Youth Fest 2026 ini dirancang sebagai ruang belajar yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda. “STAIT Youth Fest bukan hanya tentang acara, tetapi tentang proses belajar, kolaborasi, dan saling menguatkan, khususnya dalam isu kesehatan mental yang saat ini sangat dekat dengan realitas mahasiswa,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan STAIT Youth Fest 2026, STAIT berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi mahasiswa dan masyarakat luas. Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bagian dari gerakan kampus dalam membentuk generasi muda yang sehat secara mental, kuat secara spiritual, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan sikap yang positif dan berdaya.






