STAI Terpadu Yogyakarta Menjadi Salah Satu Narasumber Diskusi Strategis Kolaborasi dan Pengembangan Jurnal Ilmiah Prodi PAI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Yogyakarta, 15 April 2026 – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi Strategis Kolaborasi dan Pengembangan Jurnal Ilmiah pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah serta memperkuat jejaring kolaborasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Hadir sebagai salah satu narasumber, Dr. Rubini, M.Pd.I, dari STAI Terpadu Yogyakarta yang memberikan pemaparan mendalam terkait strategi pengelolaan jurnal ilmiah yang berkualitas, berdaya saing, serta berorientasi pada indeksasi nasional maupun internasional. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya konsistensi tata kelola jurnal, peningkatan kualitas artikel, serta penguatan kolaborasi antarpenulis dan institusi.

Kegiatan ini diikuti oleh pengelola jurnal dari UIN Sunan Kalijaga sendiri yang terdiri dari beberapa jurnal dan dari 10 PTKIS Se-DIY yang fokus pada jurnal Pendidikan Islam dan Pendidikan Agama Islam, yang menunjukkan antusiasme tinggi selama berlangsungnya diskusi. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam sesi tanya jawab dan diskusi yang berjalan dinamis dan konstruktif.

Dalam forum tersebut, juga dibahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan jurnal ilmiah, mulai dari manajemen editorial, kualitas naskah, hingga strategi meningkatkan sitasi dan visibilitas jurnal. Selain itu, ditekankan pula pentingnya kolaborasi lintas institusi sebagai langkah strategis dalam memperluas jaringan akademik dan meningkatkan mutu publikasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Program Studi PAI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dapat terus mengembangkan jurnal ilmiah yang unggul, profesional, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan keilmuan, khususnya di bidang pendidikan agama Islam.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah serta memperkuat budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berkelanjutan.