Mubes DEMA STAIT Yogyakarta: Momentum Transformasi Kepemimpinan yang Adaptif dan Inovatif

YOGYAKARTA, 8 JUNI 2026 – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta sukses menggelar agenda akbar “Musyawarah Besar (Mubes) & Pemilihan Presiden DEMA Periode 2026/2027” pada Sabtu, 6 Juni 2026. Mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan Menuju Organisasi yang Adaptif dan Inovatif,” ajang demokrasi kampus ini menjadi ruang pembuktian regenerasi kepemimpinan mahasiswa yang siap menjawab tantangan zaman.

Rangkaian acara dipusatkan dalam dua agenda utama di lingkungan kampus. Pukul 08.30 – 10.30 WIB, suasana menghangat saat memasuki sesi Orasi dan Penyampaian Visi-Misi dari para kandidat. Memasuki pukul 10.30 – 12.00 WIB, ketegangan beralih pada proses pemungutan suara (pemilihan) yang diikuti dengan antusias oleh seluruh mahasiswa. Kontestasi tahun ini memunculkan dua pasangan calon (paslon) terbaik yang sama-sama berasal dari program studi Manajemen

Pendidikan Islam (MPI) semester IV:

Paslon 01: Muzni Ramadhan (Calon Presiden) & Aisyah Sri Rahayu (Calon Wakil Presiden).

Paslon 02: Hilmi Yahya Al Musthofa (Calon Presiden) & Muhammad Nashiruddin (Calon Wakil Presiden).

Acara ini dibuka secara resmi dengan hadirnya sambutan hangat dari pihak Bidang Kemahasiswaan STAI Terpadu Yogyakarta. Dalam arahannya, perwakilan Bidang Kemahasiswaan menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen DEMA dalam mengawal proses demokrasi kampus yang sehat dan bermatabat. Pihak kampus menekankan pentingnya peran DEMA sebagai mitra strategis institusi dalam mengembangkan potensi mahasiswa. DEMA harus mampu menjadi laboratorium kepemimpinan yang sesungguhnya. Siapa pun pasangan yang terpilih nanti, baik Paslon 01 maupun Paslon 02, esensi utamanya adalah komitmen untuk berkolaborasi dan membawa nama baik kampus. Di era digital dan dinamis ini, DEMA dituntut untuk melepaskan cara-cara lama dan bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan serta inovatif dalam melahirkan program-program kerja,” tegas perwakilan Bidang Kemahasiswaan dalam sambutannya.

Ketua Panitia Pelaksana Mubes mengamini arahan tersebut dan menyampaikan bahwa pemilihan mahasiswa MPI semester IV sebagai kandidat dirasa sangat tepat karena mereka dinilai berada di masa keemasan akademik untuk mulai memimpin roda organisasi secara matang.

Proses pemilihan berjalan secara tertib, jujur, dan adil. Melalui momentum Mubes 2026 ini, DEMA STAIT Yogyakarta kembali menegaskan perannya sebagai wadah persemaian para pemimpin bangsa yang berintegritas, berwawasan luas, serta memegang teguh nilai-nilai keislaman sejalan dengan visi besar institusi.