STAI Terpadu Yogyakarta Gelar PBAK 2026, Kenalkan Budaya Akademik Berbasis Tauhid kepada Mahasiswa Baru

Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAI Terpadu) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 125 peserta ini mengusung tema “Paradigma Keilmuan Berbasis Tauhid Menuju Mahasiswa Berdaya Saing Global” dan menjadi bagian dari upaya kampus dalam mengenalkan lingkungan akademik, nilai-nilai kelembagaan, serta sistem pendidikan kepada mahasiswa baru.

Kegiatan PBAK menghadirkan lima narasumber yang menyampaikan materi sesuai bidang keahlian dan tanggung jawab masing-masing. Materi pertama disampaikan oleh H. Sigit Sulistyo, Lc., M.E., Ketua Majelis Syuro MPAQ, yang membahas Manhaj MPAQ sebagai landasan pemahaman dan arah pengembangan keilmuan yang menjadi bagian dari identitas kelembagaan kampus.

Selanjutnya, Plh. Ketua STAI Terpadu Yogyakarta, Dr. Rz. Ricky Satria Wiranata, M.Pd., menyampaikan materi tentang keakademikan. Materi ini memperkenalkan mahasiswa baru pada budaya akademik perguruan tinggi, tanggung jawab mahasiswa dalam proses pembelajaran, serta pentingnya membangun sikap ilmiah dan integritas selama menempuh pendidikan tinggi.

Materi berikutnya disampaikan oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan, Saiful Huda, S.Pd., Gr., M.Sc., yang membahas bidang kemahasiswaan. Pembahasan ini memberikan pengenalan mengenai kehidupan mahasiswa, pengembangan potensi diri, serta pentingnya partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan sebagai sarana membangun kompetensi dan karakter.

Sementara itu, Herwinsyah, M.Kom., selaku Kepala UPT Sistem Informasi Akademik, memberikan pemaparan mengenai Sistem Informasi STAI Terpadu Yogyakarta. Materi tersebut ditujukan untuk mengenalkan layanan dan sistem informasi akademik yang mendukung aktivitas perkuliahan serta membantu mahasiswa beradaptasi dengan pemanfaatan teknologi dalam lingkungan kampus.

Pemaparan materi juga menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Nasiwan, M.Si., dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang membahas Islamic World View. Materi ini memberikan perspektif mengenai cara pandang Islam terhadap ilmu pengetahuan dan kehidupan, sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai tauhid dalam pengembangan ilmu dan menghadapi tantangan global.

Pelaksanaan PBAK ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal identitas, tata kelola, dan budaya akademik STAI Terpadu Yogyakarta. Melalui penyampaian materi dari unsur pimpinan, pengelola kemahasiswaan, pengelola sistem informasi akademik, serta akademisi, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang menyeluruh mengenai kehidupan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, STAI Terpadu Yogyakarta berharap mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, mengembangkan potensi akademik dan nonakademik, serta membangun karakter yang berlandaskan tauhid dan akhlakul karimah. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi insan yang berilmu, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.