Yogyakarta, 5 Februari 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Terpadu Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset dan akademik. Dalam rangka menindaklanjuti pengumuman resmi mengenai Pembukaan Program Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran pada PTKI Tahun Anggaran 2025 yang dikeluarkan oleh Satuan Kerja Diktis/Pusat, STAI Terpadu Yogyakarta aktif mempersiapkan proposal penelitian dari berbagai klaster keilmuan.
Sejauh ini, beberapa proposal penelitian telah berhasil dikumpulkan oleh para dosen STAI Terpadu Yogyakarta. Beberapa judul penelitian yang telah masuk di antaranya:
- The Leadership of Madrasah Kulliyatul Mualimin Al-Islamiyyah PMDG in Building the Character of Students: Answering Global Challenges with Tradition and Innovation.
- The Role of the Village Head in the Empowerment of People with Mental Disorders (ODGJ) in Mojo Andong Boyolali Village (Social Perspectives and Community Support for Skills Development and Economic Independence).
- The Role Of The Head Of Karangpatihan Village In Improving The Welfare Of The Disabled.
- Efforts To Improve English Scientific Journal Writing Skills For PTKIS Yogyakarta Students Through The Academic Writing Workshop Program.
- Efforts to Improve English Scientific Journal Writing Skills for STAI Integrated Yogyakarta Students through the Academic Writing Workshop Program.
- Exploration of the Impact of Instilling Religious Values on Student Discipline of Private Islamic Religious Universities (PTKIS) Yogyakarta: An Innovative Approach in Character Education.
- The Influence of PIAUD Teachers’ Perception of Educational Youtube Media on The Quality of Teacher Learning and Its Impact on the Learning Outcomes of Students in the Digital Era in the Yogyakarta City Area.
- Pendekatan Agent Based Modelling (abm) untuk Mengkaji Dampak Interaksi Teknologi Digital dan Nilai Keagamaan Terhadap Psikologis Remaja di Desa Ceporan, Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah.
Selain kedelapan judul di atas, masih terdapat tiga proposal lainnya yang sedang dalam tahap finalisasi oleh beberapa dosen. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah hingga batas akhir pengumpulan proposal pada 7 Februari 2025 pukul 23.00 WIB.
Kolaborasi dengan berbagai Perguruan Tinggi Program bantuan penelitian ini tidak hanya melibatkan STAI Terpadu Yogyakarta, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lintas perguruan tinggi. Beberapa institusi yang turut serta dalam program ini antara lain Universitas Ahmad Dahlan, IAIN Ponorogo, IAIN Kediri, dan Institut Mambaul Ulum Surakarta. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kualitas penelitian, memperluas wawasan akademik, serta meningkatkan kontribusi penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi bagi masyarakat.
Dukungan Penuh dari Pimpinan STAI Terpadu YogyakartaKetua STAI Terpadu Yogyakarta, Bapak Syarif Hidayat, M.Pd., M.Si., menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme para dosen dalam menyusun dan mengajukan proposal penelitian. Menurutnya, partisipasi aktif dalam program bantuan penelitian ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik dan daya saing perguruan tinggi.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para dosen yang telah mengajukan proposal penelitian dalam program ini. Ini menunjukkan bahwa STAI Terpadu Yogyakarta memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pengembangan keilmuan. Kami berharap, penelitian yang diajukan tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Syarif Hidayat.
Senada dengan itu, Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI Terpadu Yogyakarta, Dr. Kharis Syuhud Mujahada, M.Pd., juga menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif para dosen. Ia menekankan pentingnya sinergi antara penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar hasil-hasil penelitian dapat diterapkan secara nyata di lingkungan sosial.
“Setiap penelitian harus memiliki dampak yang nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami mendorong para dosen untuk tidak hanya fokus pada publikasi akademik, tetapi juga bagaimana penelitian ini dapat diimplementasikan untuk memberikan solusi bagi permasalahan sosial. Kami juga sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi dosen dalam menyusun proposal ini,” ungkap Dr. Kharis.
Harapan ke depan dengan semakin bertambahnya jumlah proposal penelitian yang diajukan, STAI Terpadu Yogyakarta optimis bahwa inisiatif ini akan menjadi katalisator bagi penguatan budaya riset di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, diharapkan penelitian yang diajukan dapat lolos seleksi dan memperoleh pendanaan dari program bantuan penelitian ini.
Pihak kampus juga berharap bahwa program ini dapat menjadi ajang bagi dosen-dosen muda untuk semakin aktif dalam penelitian serta memperluas jejaring akademik mereka dengan para peneliti dari perguruan tinggi lainnya. Kolaborasi yang terjalin dalam program ini diyakini akan memberikan dampak positif dalam menciptakan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia akademik.
STAI Terpadu Yogyakarta mengajak seluruh civitas akademika untuk terus mengembangkan ide-ide penelitian yang inovatif dan berkontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan serta kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen terhadap pengembangan keilmuan, diharapkan STAI Terpadu Yogyakarta dapat terus berkontribusi dalam mencetak karya-karya penelitian yang berkualitas dan bermanfaat luas.







