Yogyakarta – Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta sukses menyelenggarakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2020 dengan tema “Kurikulum Pendidikan Akhlak Menyongsong Generasi Emas Indonesia” pada Sabtu, 19 September 2020. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PBAK kali ini dilakukan secara daring melalui Zoom Room akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, antusiasme mahasiswa baru tetap tinggi dalam mengikuti rangkaian acara yang bertujuan membekali mereka dengan wawasan akademik dan nilai-nilai akhlak dalam pendidikan.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua STAIT Yogyakarta, Bapak Danang Dwi Prasetyo, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan berbasis akhlak sebagai fondasi utama dalam membangun generasi emas Indonesia. Beliau juga mengajak mahasiswa untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu meskipun di tengah keterbatasan akibat pandemi.
Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Maragustam memberikan pemaparan mengenai urgensi integrasi pendidikan akhlak dalam kurikulum di era modern. Sementara itu, Bapak Rz. Ricky Satria Wiranata, M.Pd., menyoroti tantangan dan strategi penerapan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan mahasiswa, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global saat ini.
Dengan adanya PBAK ini, mahasiswa baru STAIT Yogyakarta diharapkan dapat memahami pentingnya pendidikan akhlak sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepemimpinan masa depan. Meskipun dilakukan secara daring, acara ini tetap memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam memahami nilai-nilai akademik dan moral yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di STAIT Yogyakarta.






