Yogyakarta, 17 April 2025 – Dalam upaya mewujudkan kualitas publikasi ilmiah yang unggul dan berdaya saing nasional maupun internasional, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Terpadu Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Peningkatan Akreditasi Jurnal Ilmiah, yang diikuti oleh para pengelola jurnal dari lingkungan kampus.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional, Mas Triandi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yang memberikan bimbingan teknis intensif kepada para editor in chief dari lima jurnal ilmiah unggulan STAI Terpadu Yogyakarta, yaitu:
Mujahada – Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Saliha – Jurnal Pendidikan Islam
Al-Fahim – Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Qulubana – Jurnal Kajian Dakwah dan Komunikasi
Kelima jurnal tersebut saat ini telah terakreditasi SINTA 4 dan sedang dalam proses persiapan untuk pengajuan akreditasi ke peringkat SINTA 2. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk keseriusan institusi dalam mendorong peningkatan kualitas publikasi dan memperluas kontribusi keilmuan bagi masyarakat akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua STAI Terpadu Yogyakarta, Bapak Syarif Hidayat, M.Pd., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan akreditasi jurnal adalah bagian integral dari penguatan budaya akademik kampus.
“Peningkatan akreditasi jurnal bukan hanya tentang status administratif, melainkan bentuk nyata dari tanggung jawab akademik kami dalam menyebarluaskan pengetahuan yang berbasis pada riset dan pengabdian. Harapannya, jurnal-jurnal di STAI Terpadu Yogyakarta mampu menjadi rujukan ilmiah yang kredibel dan berkontribusi aktif dalam diskursus keilmuan Islam secara global,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STAI Terpadu Yogyakarta, Dr. Kharis Syuhud Mujahadah, M.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) pengembangan publikasi ilmiah di institusi.
“Kami telah menyusun langkah-langkah strategis dalam penguatan tata kelola jurnal, peningkatan kualitas artikel, serta perluasan jejaring dengan penulis dan mitra ilmiah dari luar negeri. Pendampingan ini menjadi bagian penting dari proses tersebut. Kami optimis, dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, target peningkatan akreditasi ke SINTA 2 dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ungkapnya.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung seputar penguatan sistem Open Journal System (OJS), penyesuaian template dan metadata sesuai standar akreditasi, hingga strategi promosi dan indeksasi internasional. Diskusi juga mencakup strategi pengelolaan artikel dari penulis asing serta penguatan tim editor dan reviewer.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian besar upaya STAI Terpadu Yogyakarta dalam mewujudkan institusi unggul dalam publikasi ilmiah dan menjadi pusat pengembangan keilmuan Islam yang terintegrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.






