Implementation of Agreement, Ibu Diningrum Citraningsih, M.S.I, Dosen STAI Terpadu Yogyakarta Mengisi Kuliah Tamu di STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong Kalimantan Selatan

Pada hari Senin, 13 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan kuliah tamu dengan tema “Manajemen Humas dalam Membangun Reputasi Lembaga Pendidikan Islam” yang masuk dalam mata kuliah Manajemen Humas Pendidikan secara daring. Kegiatan tersebut bisa terselenggara atas kerjasama yang baik dengan kedua belah pihak sebagai luaran dari MoU atau implementasi kerjasama tri dharma perguruan tinggi yang telah dilakukan oleh STAI Terpadu Yogyakarta dengan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan kuliah tamu tersebut, dibuka dengan sambutan oleh kaprodi MPI STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong Kalimantan Selatan Sri Hartini Juni Astuti, M.Pd.I dan dilanjutkan acara inti kuliah tamu oleh Ibu Diningrum Citraningsih, M.S.I. sebagai narasumber yang mana beliau merupakan Kaprodi MPI STAI Terpadu Yogyakarta.

Dalam pemaparan materinya menjelaskan bahwa manajemen humas tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengelola komunikasi yang mampu membangun kepercayaan publik. Reputasi lembaga, menurutnya, terbentuk dari konsistensi pelayanan, transparansi informasi, serta kemampuan menjalin hubungan baik dengan berbagai stakeholder.

Selain itu, dibahas pula strategi praktis dalam mengelola reputasi lembaga pendidikan Islam, seperti pemanfaatan media digital, pengelolaan krisis komunikasi, serta pentingnya branding berbasis nilai-nilai Islam. Hal ini menjadi sangat relevan di era digital, di mana informasi dapat dengan cepat memengaruhi persepsi masyarakat.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan berdialog dengan narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami pentingnya peran strategis humas dalam menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga pendidikan Islam. Ibu Diningrum Citraningsih, M.S.I. juga memberi penguatan kepada para mahasiswa agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti perkuliahan dengan tetap berprinsip pada nilai-nilai Islam sebagai sarana bekal ilmu yang kelak bisa bermanfaat kepada masyarakat khususnya dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam.