Pengusulan Draff Pedoman Skripsi

Pedoman penulisan skripsi sangat berperan penting bagi mahasiswa sebagai panduan dalam menyusun skripsi yang baik dan benar. Sering kali mahasiswa mengalami kesulitan dalam menulis skripsi karena kurang pengetahuaan tentang topik yang akan dikaji dan kurang memahami tata cara penulisan skripsi dengan kaedah yang berlaku. Hal ini mengakibatkan kualitas penelitian mahasiswa masih banyak yang kurang sempurna. Atas dasar tersebut, Unit Penelitin dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) mengajukan inisiatif untuk mengusulkan Draff Pedoman Skripsi bagi mahasiswa STAIT Yogyakarta versi Tahun 2020. Hal ini mengacu pada terdapatnya beberapa kekurangan dan evaluasi dalam proposal skripsi versi 2017.
Pada tanggal 01/01/2020 diadakan rapat pengusulan draff pedoman skripsi yang bertempat di Ruang 201 Lantai 2 STAIT Yogyakarta pukul 09.00-12.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh ketua STAIT Yogyakarta dan seluruh dosen karir dari seluruh prodi yang ada di STAIT Yogyakarta. Dalam sambutan ketua STAIT Yogyakarta mengatakan, usulan ini harus segera ditindak lanjuti oleh bidang akademik agar dapat mempermudah dan memperjelas penyelesaian skripsi mahasiwa. Selain itu Ketua STAIT Yogyakarta juga menambahkan bahwa pedoman ini harus diarahkan kepada integrasi keilmuan berbasis Tauhid, sehingga value perguruan tinggi kita dapat terwujud dari berbagai sektor khususnya value ilmiah mahasiswa.
Acara dilanjutkan dengan presentasi dari Ibu Titis Ema Nurmaya, M.Pd. sebagai perwakilan dari UP2M STAIT Yogyakarta kemudian direspon oleh para dosen dan memperoleh beberapa poin utama diantaranya yaitu:
1. Perlu adanya buku pegangan metodologi penelitian yang digarap oleh dosen-dosen STAIT Yogyakarta dan diterbitkan oleh Bidang Penerbitan STAIT Yogyakarta;
2. Dalam merumuskan pedoman skripsi perlu memperhatikan kontekstualisasinya dengan STAIT Yogyakarta;
3. Tim perumus perlu melibatkan staff administrasi dan atau pengarahan atas hasil pertemuan ini;
4. Dosen memiliki kewajiban untuk memastikan pedoman skripsi ini berjalan dengan baik sesuai kaedah yang telah ditetapkan.
Selain itu, ada yang manarik dari hasil pertemuan ini, yaitu adanya nota kesepahaman pembaharaun dan peningkatan standar mahasiswa antara lain:
1. Skripi mahasiswa harus bebas plagirisme dengan toleransi maksimal 30%
2. Mahasiswa harus mengumpulkan syahadah TPA, sertifikat tahfidz juz 30 dan iklak/toafel dengan skor minimal 400 sebagai syarat ujian skripsi.
Kedua hal tersebut menunjukkan keseriusan tim akademik STAIT Yogyakarta dalam meningkatkan mutu dan kualitas lulusan STAIT Yogyakarta.





