DEMA STAI Terpadu Yogyakarta Bahas Program Kerja dan Anggaran Satu Tahun Kepengurusan

Yogyakarta, 27 Juni 2026 – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Terpadu Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Pembahasan Program Kerja (Proker) dan Anggaran untuk satu tahun periode kepengurusan pada Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Masjid Cordova, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyusun arah kebijakan organisasi, menetapkan prioritas program, serta menyelaraskan perencanaan anggaran agar setiap kegiatan dapat terlaksana secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat bagi mahasiswa.

Rapat dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DEMA STAI Terpadu Yogyakarta yang terdiri atas Presiden, Wakil Presiden, para Menteri, Wakil Menteri, dan seluruh anggota kementerian. Turut hadir Saiful Huda, S.Pd., Gr., M.Sc. selaku Kepala Bagian Kemahasiswaan serta Dr. Rubini, M.Pd.I. selaku Ketua Penjaminan Mutu yang memberikan arahan, masukan, dan pendampingan dalam penyusunan program kerja organisasi.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Muzni Ramadhan selaku Presiden DEMA. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh pengurus untuk membangun sinergi antarkementerian melalui penyusunan program kerja yang terencana, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa. Jalannya rapat kemudian dipandu oleh Aisyah Sri Rahayu selaku Wakil Presiden DEMA yang mengarahkan seluruh rangkaian pembahasan secara sistematis dan kondusif.

Memasuki sesi utama, empat kementerian mempresentasikan rancangan program kerja beserta kebutuhan anggaran selama satu tahun kepengurusan. Presentasi diawali oleh Muhammad Nashiruddin selaku Menteri Agama, dilanjutkan oleh Silvia Mufida selaku Menteri Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), Hilmi Yahya Al-Musthofa selaku Menteri Kreativitas Mahasiswa (Kemenkraf), serta Tsaqif Nur Maghribi selaku Menteri Komunikasi dan Informasi (Keminfo). Masing-masing kementerian memaparkan latar belakang program, tujuan, sasaran kegiatan, jadwal pelaksanaan, indikator keberhasilan, serta kebutuhan anggaran yang diajukan sebagai dasar pelaksanaan program selama satu tahun ke depan.

Setiap pemaparan mendapatkan perhatian dan tanggapan dari peserta rapat. Saiful Huda, S.Pd., Gr., M.Sc. memberikan arahan mengenai pentingnya menyusun program yang selaras dengan kebutuhan mahasiswa, realistis untuk dilaksanakan, serta memperhatikan efektivitas penggunaan anggaran. Sementara itu, Dr. Rubini, M.Pd.I. menekankan agar setiap program memiliki indikator keberhasilan yang terukur, mekanisme monitoring dan evaluasi yang jelas, serta dokumentasi yang baik sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam kegiatan kemahasiswaan.

Selain arahan dari kedua pimpinan tersebut, seluruh anggota DEMA turut aktif memberikan saran, kritik, dan masukan terhadap setiap program yang dipresentasikan. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan penuh semangat kolaborasi, sehingga berbagai program memperoleh penyempurnaan baik dari sisi substansi kegiatan maupun perencanaan anggaran.

Melalui rapat pembahasan program kerja dan anggaran ini, diharapkan seluruh kementerian memiliki pedoman kerja yang matang, terukur, dan selaras dengan visi DEMA STAI Terpadu Yogyakarta. Hasil pembahasan akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program selama satu tahun kepengurusan sekaligus memperkuat tata kelola organisasi mahasiswa yang profesional, akuntabel, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kemahasiswaan serta pengembangan potensi mahasiswa.