STAI Terpadu Yogyakarta Selenggarakan Orientasi Dienul Islam dalam Rangka Penguatan Aqidah Islam Mahasiswa

STAI Terpadu Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Orientasi Dienul Islam (ODI) secara daring pada Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026, melalui platform Zoom. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat pukul 19.00–21.00 WIB dan dilanjutkan pada Sabtu pukul 07.30–14.45 WIB. ODI menjadi salah satu bentuk pembinaan mahasiswa baru untuk memperkuat akidah Islam serta menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam menjalani kehidupan akademik maupun sosial.

Kegiatan ini diikuti oleh 115 mahasiswa yang dibagi ke dalam lima kelompok atau lokal. Setiap kelompok didampingi oleh satu orang pemandu dan satu orang observer untuk mendukung kelancaran proses orientasi serta membantu memastikan keterlibatan peserta dalam setiap sesi. Pelaksanaan kegiatan dirancang secara terstruktur melalui empat materi utama, yaitu Expectation, Aqidah, Dinul Islam, serta Amar Makruf Nahi Munkar.

Melalui materi Expectation, mahasiswa diajak memahami harapan, tanggung jawab, serta komitmen yang perlu dibangun selama menempuh pendidikan di STAI Terpadu Yogyakarta. Sesi ini menjadi pengantar bagi mahasiswa untuk mengenali peran dan tanggung jawabnya sebagai insan akademik sekaligus seorang muslim. Selanjutnya, materi Aqidah memberikan pembekalan mengenai pentingnya memiliki akidah yang benar (akidah shahihah), dengan keyakinan yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Penguatan akidah ini diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa dalam berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan sesuai dengan tuntunan Islam.

Pada sesi Dinul Islam, mahasiswa diperkenalkan pada Islam sebagai pedoman hidup yang mencakup keyakinan, ibadah, dan perilaku sehari-hari. Materi ini diharapkan membantu mahasiswa memahami pentingnya mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan pribadi, lingkungan kampus, maupun masyarakat. Adapun materi Amar Makruf Nahi Munkar menekankan pentingnya mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran sesuai dengan tuntunan Islam. Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya serta mampu menerapkan nilai-nilai Islam secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Keempat materi tersebut saling berkaitan dalam membangun karakter mahasiswa yang memiliki akidah yang lurus dan kokoh, memahami ajaran Islam, serta berkomitmen untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan ini juga sejalan dengan nilai-nilai inti STAI Terpadu Yogyakarta, yaitu akidah shahihah, ilmu amaliah, amal ilmiah, dan akhlaqul karimah. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya diharapkan memahami ajaran Islam secara konseptual, tetapi juga mampu mewujudkannya dalam perilaku, adab, dan tanggung jawab sebagai bagian dari civitas akademika.

Melalui penyelenggaraan Orientasi Dienul Islam ini, STAI Terpadu Yogyakarta berkomitmen untuk terus menguatkan pembinaan keislaman mahasiswa sejak awal masa studi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muslim yang berakidah shahihah, berilmu, beramal sesuai tuntunan Islam, serta berakhlak mulia dalam kehidupan akademik dan bermasyarakat.